Avrilend's Blog

FOR FUN ONLY

Jumong sinopsis 58

pada 30 Maret 2010


Jumong terkejut dan Ia memastikan dengan menarik busur dan menembak anak panah.angin bertiup dan muncullah Bi-Geum-Seon dan mengatakan pemilik busur Damul bukan Buyo melainkan Tuan Jumong.sementara itu di Istana buyo soju datang membawa tabib kepada raja Geumwa untuk

memeriksanya alangkah terkejutnya tabib ketika melihat Raja geumwa duduk diam di dalam kegelapan.raja mengatakan Ia tidak tidur semalaman gara-gara penyakit ini.

Kembali ke gunung Shijo,Bi-Geum-seon mengatakan pada jumong bahwa sudah beberapa tahun yang  lalu banyak dewi-dewi yang datang untuk  menunggu pemilik busur damul muncul dan mereka semua mati sebelum  menyaksikan hal itu tapi sekarang akhirnya ia mampu memenuhi keinginan dari langit.bi-geum-seon dengan jelas mengatakan bahwa pemilik busur damul adalah panglima jumong tapi jumong mengatakan busur suci itu milik keturunan buyo namun bi-geom-seon mengatakan kepada jumong untuk membaca sisi dalam busur itu.

Ketika jumong membacanya yang bunyinya ‘’ini adalah milik  kaisar zaman  Gojoseon  (korea)dan didalamnya telah mengalir darah kaisar-kaisar terdahulu’’.jumong bertanya mengapa sekarang bisa jatuh ketangan buyo?bi-geum-seon mengatakan setelah keruntuhan kerajaan korea .korea terpecah-pecah menjadi bangsa yang kecil dan diantara bangsa itu buyolah yang paling kuat  sehingga kemuliaan itu di berikan pada buyo agar buyo dapat menyatukan korea kembali akan tetapi dimasa sekarang buyo malah bersekutu dengan bangsa han makanya busur ini tidak pantas lagi bagi buyo.yang pantas adalah tuan jumong agar dapat membangun Negara baru dan menyatukan kembali Negara-negara kecil korea menjadi Negara yang besar

Sementara itu di istana,tabib sudah memeriksa raja geumwa dan mengatakan Ia tidak tau padukan mengidap penyakit apa?tapi raja mengatakan ini semua karna kutukan.buyo akan mengalami  kutukan yang hebat dan tandanya adalah diriku karna akulah rajanya.

Setelah meninggalkan goa shijo jumong berkata pada ohyi untuk menyimpan semua ini,apa yang ia dengar dan lihat anggap tidak pernah terjadiohyi setuju dan keduanya pergi dan ohyi membawa busur tersebut di punggungnya.

Di Gyeru soseono mengatakan pada sayong agaknya jumong terlambat mengirim kabar?sayong mengatakan sekarang pasukan damul adalah pasukan yang kuat dan tak seorang  pun bisa menandiginya inilah yang membuatnya kwatir Ia mengatakan kelak jika Negara baru sudah jadi Ia ingin soseono yang menjadi pemimpinnya bukan jumong.

Pada saat itu yeontabal tiba dan mengatakan bahwa suku hyento telah mengiri pasukan bantuan ke songyang.yeontebal bertanya tentang jumong tapi soseono mengatakan Ia tidak menjawab.

Jumong dan ohyi kembali ke gunung bongae dan teman-temannya menyambutnya.mari mengatakan sayong datang sewaktu Dia pergi.jaesa mengatakan pada jumong agar tentara damul membantu gyeru tapi hyeopbo mengangkat suara setengah berteriak pada jaesa mereka akan menbantu gyeru  jika gyeru akan dihancurkan oleh Han.dan Ia mengatakan lagi Ia tidak bermaksud untuk tidak membantu gyeru tapi disini Ia harus berhati-hati mengambil keputusan.jumong member tahu mereka untuk diam.Dia akan menaganinya.Jumong dan ohyi meletakkan kotak busur panah pada  kamar soryeong.soryeong bertanya itu apa jumong menjawab ini adalah beda keramat buyo yang sekarang menjadi milik tentara damul.dan Ia akan menbangun Negara baru bersama-sama.

DI buyo,yeongpa selesai menjeguk baginda dan Ia mendesah tapi majin menghiburnya.yeungpo bertanya pada majin apa yang akan dilakukannya dan Ia akan melakukan segala cara demi buyo.majin mengatakan pada saat ini lebih baik ia menyapa Daeso dan pada saat yang bersamaan Daeso lewat besama seolran yang telah kembali ke istana setelah pembuagannya di benteng dongmoon.Daeso bertanya kepada ratu tentang keadaan baginda.ratu mengatakan sulit melihat dia seperti itu lebih baik kau menjeguknya.baginda sekarang ada di istana oracle.Daeso,Seolrang,dan rombongan tiba dan mereka terkejut melihat wajah baginda .

Daeso menangis dan bertanya mengapa ini terjadi baginda mengatakan kepada daeso bahwa Ia tidak merasa sakit jadi tidak perlu kwatir.Daeso bertanya pada mawuryeong bagaimana menyembuhkannya.Dia telah melakukan apa yang dia bisa.Dia telah memasang tempat suci tapi baginda belum membaik.

Mopolmo memperlihatkan  penemuan terbarunya  pada jumong.Ia mengatakan ini adalah dinamik gas peledak dan dia telah memperlihatkan cara kerjanya .jumong  menampilkan ekspresi puas dan Dia mengatakan mereka cukup bekerja keras untuk itu.

Sementara itu di istana.Raja geumwa telah kembali duduk di tahtannya dari balik tirai satin Ia mengatakan pada mentri-mentrinya bawa Ia  telah memanggil Daeso pulang dan mengatakan untuk melayani daeso.Daeso member tahu para mentri bahwa Dia akan melakukan segala cara agar buyo bisa bangkit dan Dia meminta semua orang menolongnya.

Yeongpo kembali ke kamarnya setelah  pertemuan tersebut.Ia tampak agak menyesal karna tidak dapat berbuat apapun sementara daeso sedang pergi.majin datang menghiburnya mengatakan Daeso ingin bekerja sama dengan semua orang tapi yeongpo mengatakan Daeso berkata begitu di depan semua orang tapi di belakangnya menikam kita.

Sementara itu seolran mengatakan pada ratu ini kesempatan bagi Daeso untuk menggantikan baginda raja yang sangat lemah dan Ia memberi tahu daeso pentingnya garis darah.Ratu kemudian memberitahu seolran yang dia harus lakukan adalah membantu Daeso dengan cara agar Ia bisa fokus untuk  Hamil.  Jika Ia tidak dapat hamil terpaksa Daeso akan mengambil seorang selir.seolran terkejut kemudia dia berlari keluar  dan Ia melihat yesoya memegang yuri putranya dan seolran tiba-tiba mendapatkan ide.Haochen memberikan obat  subur  dari Daeso  tapi seolran jadi marah dan mengatakan pada Haochen untuk pergi mengambil obat laki-laki.

Dalam gunung Bongae,jumong ingat kata-kata bi-geum-seong mengapa bangsa korea bisa hancur karna bangsa korea terbagi-bagi dan bi-geum-seong memperingatkan jumong  JIka Ia tidak sanggup mengumpulkan kekuatan bangsa gojoseon maka Ia tidak akan menemukan dua benda keramat gojoseum Bi-Geum-seong mengatakan benda suci Gojoseong totalnya ada tiga dan apabila Jumong berhasil mengumpulkannya maka Ia bisa menjadi  kaisar baru Gojoseong.Bi-Geum-seong mengatakan jumong bukanlah satu-satunya pilihan lagit masih ada seorang lagi dan orang itu adalah Haemuso tapi Ia gagal menyelesaijan nasibnya.Jumong bertanya bagaimana Ia bisa menemukan  dua benda lainya?Bi-Geum-seong mengatakan jumong harus mencarinya dan nanti jalan yang ditempuhnya agak sulit dan tidak ada seorangpun membuka jalan untuknya  tetapi masa depannya Ia sendiri yang akan membangunnya dan setelah mengatakan itu Bi-Geum-Seong menghilang Jumong ingat itu.sementara Ia belum memutuskan apakah Ia akan membantu Gyeru Mari memperoleh informasi dari  Hyepbo bahwa keadaan  Gyeru saat ini mendesak.mereka kemudian bertanya pada ohyi apa yang ada dalam kotak kayu yang Ia bawa ketika kembali tapi Ohyi mengatakan tidak tahu,hyepbo mengatakan bagaimana ia tidak tau padahal Ia bersama-sama dengan tuan Jumong tapi Ohyi malah cuek dan bertanya pada Mari apa Mari bisa membantunya dan Mari menjawab bantuan apa yang diinginkan Ohyi?Ohyi mengatakan agar Maribisa mengajarinya membaca dan Mari menyanggupinya.

Sementara itu di Gyeru,Sayong mengatakan pada mereka tidak bisa mengharapkan bantun dari tentara damul mereka harus menemukan cara untuk menghentikan Songyang akan tetapi Gyepil mengatakan mereka  tidak cukup kuat sementara soseono dan yeontabal tetap diam tampa kata-kata.Yangtak mengatakan tidak ada pilihan selain harus berperang sampai mati,tidak mungkin lagi membujuk songyang.

Sementara soseono sedang melihat pasukannya lagi berlatih muncul sayong dengan seorang gadis yang akan melayani dan menjadi pengawal soseono.penjaga memperkenalkan dirinya sebagai hoyeon.sayong memanggil dua orang laki-laki yang sedang berlatih tadi kemudian menyuruh mereka untuk menyerang Hoyeon untuk membuktikan kepada soseono bahwa hoyeon pantas menjadi pengawalnya.Hoyeon  beradu ilmu dengan kedua lelaki itu dan Ia menang sayong meminta tanggapa soseono dan soseono  megatakan Ia sangat mengesankan,kemudian Ia menyuruh sayong untuk memilih beberapa prajurit yang ilmu beladirinya agak tinggi.sayong bertanya untuk apa?soseono mengatakan Ia ada rencana dan akan menjelaskanya perlahan-lahan.

Dalam Hyento songyang datang mengunjungi yangjeong untuk bertanya tentang gyeru.Songyang mengatakan mereka sedang mencari cara untuk perang yang akan datang walaupun mereka kekurangan sumber daya.lalu songyang bertanya pada yangjeong apakah Ia bisa menjadikannya raja Jolbon setelah mereka semua bersatu.menteri yangjeon terkejut akantetapi akhirnya setuju juga.songyang mengucapkan terimah kasih akan janjinya dan Ia tidak akan melupakan bantuan menteri yangjeong .yangjeong mengatakan setelah mereka mengalahkan gyeru Jolbon akan menjadi antek dari bangsa Han dan walaupun songyang menjadi raja Jolban tati Yangjeong yang akan memerintah secara tidak langsung dan Ia akan memanfaatkan songyang sebaik-baiknya.

Di  Gunung  bongae Jumong Memanggil Mari dan Jaesa dan meminta informasi apa yang mereka tau tentang benda atau catatan sejarah dari jaeson( korea).Mari mengatakan yang dia tahu  semua sejarah jaeson sudah di hancur kan  di benteng Wang-jeong ibu kotanya kemudian Ia bertanya pada Jaesa,Jaesa menjawab apa yang Ia ketahui sama dengan apa yang Mari tahu.Jumong mengatakan dulu tentara Damullah yang membangun jaeson Ia sedang mengumpulkan informasi.Mari mengatakan pasti ada catatan tentang itu tapi dimana q-ta akan menemukannya kemudian jaesa menjawab Ia tahu seseorang yang suka mengumpulkan benda-benda seperti itu  lalu Mari menyarankan untuk mereka pergi menemuinya.Mereka bertiga bergegas pergi mememui orang tersebut.

Mereka bertiga bergegas ke kediaman  Gyo-ceong-su,Jaesa memperkenalkan  satu sama lainnya pada master cheon,master Cheon menyuruh mereka masuk.ketika di dalam Jumong bertanya tentang Jaeson apakah tuan Cheon mengetahuinya Ia menjawab setahu saya sebagian sudah hancur dan sebagian lagi ada di bangsa Han atau Buyo.Jumong bertanya lagi apakah ada cara untuk mendapatkan informasi itu.tuan cheon mengatakan kalau Ia pergi ke Han atau buyo untuk berbisnis Ia akan berusaha mencarinya kemudian Ia teringat lagi dan mengatakan walaupun aku tidak mempunyai catatan itu tapi aku barang  yang kudapat sewaktu mengadakan perjalana ke Han tetapi barang itu amat berharg ajadi Ia tidak bisa memberikannya pada mereka.Jumong bertanya bagaimana agar Ia dapat memiliki barang itu.tuan cheon mengatakan Ia hanya meminta agar tentara Damul melindungi kelompok saudagarnya dan Jumong menyetujuinya.Tuan cheon masuk dan ketika keluar Ia membawa sebuah Peta dan mengatakan pada Jumong ini adalah peta dari bangsa Jaeson tua.Ketiganya sangat takjub dan mengatakan betapa luasnya daerah Jaeson Tua.

DI Istana buyo.yeongpo bertemu dengan Daeso kemudian Ia mengundang Daeso untuk minum anggur di kamarnya.Daeso menegur yeongpo dan mengatakan seperti yang Raja Geuumwa katakana bahwa q-ta harus hidup hemat mengapa kamu tidak mengindahkan perkataan baginda dan menyuruh yeongpo pergi dari hadapanya.yeongpo kemudian pergi dengan hati yang sangat kesal.Daeso memanggil Naru membawa Bubunno menghadapnya

Naru datang bersama Bubunno dan Daeso menyuruh Bubunno untuk membawa beberapa tentara bersamanya dan pergi ke gunung bongae untuk mengawasi Jumong.sementara itu di istana Yoohwa, yesoya dan yuri sedang berkunjung ketika pelayan datang menbawakan obat-obatan untuk yuri,yesoya sudah bersiap memberikan obat itu pada Yuri tapi entah kenapa perasan yoohwa tidak enak dan Ia mngambil sendok perak untuk mengetes apakah di dalam obat itu ada racunnya dan ternyata betul.yesoya mengatakan siapa yang ingin mencelakaianya yoohwa mengatakan tidak lain dan tidak bukan pasti seolran.yesoya mengatakan mereka harus melapor pada baginda raja tapi yoowha  mengatakan tidak ada gunanya.

Di benteng Bongae jumong memperlihatkan peta dari jaeson tua yang amat luas dan mengatakan pada kelompoknya untuk bersiap-siap ke gyeru.mari mengatakan bagaimana dengan masalah yang akan datang.Jumong mengatakan Ia ke Gyeru bukan semata-mata hanya untuk menolong soseono tetapi di sana ia akan mengecek tanah jaeson tua dan pada saat ini tidak penting siapa yang akan memerintah di Gyeru.Soseono telah menyiapkan kelompok tentara yang akan membunuh songyang,tetapi yeontabal mengatakan tidak ada gunanya karna songyang memiliki banyak tentara terampil di sampingnya,tapi soseono puny a ide Ia akan menyelinap ke biryu melalui barel anggur saat ini pasukan songyang membutuhkan pasokan anggur yang banyak untuk menyambut  prajurit dari hyentto,sehingga sayong dan prajuritnya akan menyamar sebagai pemasok anggur dan di dalam salah satu gentongnya soseono akan bersembunyi dengan senjata di tanggan kemudian mereka berangkatke  Biryu Mereka di tahan oleh prajurit yang ingin memeriksa tetapi sayong membujuk mereka dengan semangkuk anggur dan segepok emas akhirnya mereka diizinkan masuk ke biryu.sementara itu Jumong dan pasukannya meninggalkan gunung  dalam perjalanan  ke  Gyeru  dan di awasi oleh  Bubunno dan anak buahnya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: