Avrilend's Blog

FOR FUN ONLY

JSinopsis umong Episode 72

pada 14 April 2010

Dalam Hyento mereka berpesta.Jaesa berkata akhirnya mereka bisa memenangkan perang ini.Jumong berkata ini karena bantuan kalian semua seandainya kalian tidak membantu mungkin Ia tidak akan menang dalam perang ini .Jumong berkata pada mereka Ia berniat mengembalikan kejayaan dari kerajaan Jaeso Tua dan semua bersorak.Soseono menyuruh mereka semua menikmati pestanya,Sayong berkata tidak perlu khawatir karena mereka punya cukup anggur dan daging.

Malam harinya Daging,anggur,buah-buahan serta Kue disajikan untuk semua orang  untuk makan bersama-sama.Mopalmo berkata yang kelaparan silakan makan yang banyak.Musong menuangkan anggur untuk Mopalmo meminumnya Ia berkata ini adalah anggur yang enak sepanjang hidupnya ia baru minum anggur seenak ini kemudian Ia menuangkannya pada Soseono

.Soseono menerimanya dengan gembira dan meminumnya,Ia berkata ini memang anggur yang baik oleh karena itu malam ini silakan minum yang banyak untuk meredakan ketegangan yang selama ini mereka alami.semua melanjutkan pesta hingga malam.

Yeontabal melihat Soseono yang tersenyum padanya lalu ia berkaca-kaca.Soseono pergi mendekatinya dan berkata mengapa ayah menangis?tapi Yeontabal menjawab Ia tidak menangis dan terimah kasih telah member saya sukacita ini selagi saya masih hidup.dan melihat langit,Ia berkata bulan malam ini  lebih cerah dari malam sebelumnya,kemudian Ia melanjutkan  Dia tahu bahwa selama mereka telah bertahun-tahun menderita tapi tampa itu mereka mungkin tidak akan menikmati sukacita ini.perang yang sebenarnya adalah bagaimana mengambil keputusan yang besar.Soseono berkata saat ini mereka sedang membangun Goguryeo dan hal yang paling penting adalah bersatu.Ayah tidak perlu khawatir.

Sementara orangorang merayakan di luar.Jumong bersama para komandannya merayakan di dalam.Jaesa berkata menurut Ynagtak mereka hamper siap untuk pindah ke istana mereka.Jumong berkata pada mereka tampa mereka membantunya Ia mungkin tidak akn bisa seperti ini kemudia Jaesa menjawab merekalah yang seharusnya bersyukur.Jumong menyuruh  mereka minum dan tak peril khawatir tentang apapun kemudian Ia keluar.di dalam Moogol berkata sekarang Ia benar-benar merindukan Mudeok,Buwuiyeom bertanya Mudeok itu siapa?Moogoltertawa bahwa Mudeok itu adalah seorang perempuan.mereka semua tertawa kemudian Hyeopbo mengatakan saat ini lebih baik minum bersama lakilaki saja,Ohyi menggodanya apakah Ia ingin minum bersama Sayong?Buwuiyeom mengatakan Sayongkan laki-laki tapi Mari berkata bagi kita Sayong memang laki-laki tapi bagi Hyeopbo Sayong tampak seperti perempuan yang manis(he………he…. Lucu)dan semuanya tertawa hanya Hyeopbo saja yang mengeluh(memikirkan perasaanya yang arahnya tidak jelas).

Setelah keluar dari tenda Jumong menemui Bubunno dan bertanya bagaimana ?Bubunno berkata Ia tidak menemukan Yesoya dan yuri di mana-mana,Ia sudah menelusuri Hyento.meskipun Jumong memang mengharapkan perkataan Yeongpo benar tapi nyatanya mereka tidak dapat menemukannya.Bubunno menyalahkan dirinya,Ia berkata seharusnya Ia menyelamatkan mereka ketika meninggalkan Buyeo.Jumong berkata sudah saatnya menerima kematian mereka dan menaruhnya di dalam hatinya.tapi karena Ia tidak pernah bertemu dengan Yuri hatinya tidak bisa menerima itu.Jumong tampak menangis dan bertanya pada Bubunno Yuri itu seperti apa?Bubunno menjawab matanya terang dan mungkin Ia tampak seperti Jumong waktu kecil.Jumong melap air matanya.

Di Buyeo.Daeso kembali bersama para Prajuritnya yang tersisa.Naro berkata pada para menteri Jumong berhasil merebut Hyento bahkan membunuh Yangjeon.Budeukbul bertanya apa yang terjadi pada Heukchi?jawab Naro Ia harus kembali ke pasukannya dan berjalan menuju Buyeo.Menteri  melapor pada Ratu tentang kekalahan Daeso dan tentang ditangkapnya Seolrang.Ratu bertanya tentang keadaan Daeso,menteri menjawab Daeso baik-baik saja tapi para tentara tewas dan sekarang tidak aka nada yang bisa menghentikan Jumong untuk menjadi Raja.selanjutnya Daeso ke kuil dan berkata pada Mawuryeong jika Ia mencegahnya Ia akan membunuhnya kemudian Ia mengambil papan nama permaisuri dan melemparkannya ke tanah Ia menyuruh Naro untuk menghancurkannya saat itu Baginda datang dan Ia berteriak apa yang Ia lakukan ?Baginda berkata seharusnya kau bertobat karena telah kehilangan pasukan.tapi Daeso berkata tidak masuk akal untuk menaruh papan nama permaisuri di kuil Buyeo sementara Dia adalah ibu dari Jumong musuh Buyeo.Baginda berkata pada Daeso aku akan memberikan Ia posisi sebagai Ratu.dan sekarang pergilah dari sini.

Daeso meminta tentara pada Baginda dan menyerang Jumong tapi Baginda berkata Jumong adalah orang yang akan mendirikan Negara baru dan itu sudah kehendak langit.Hyento saja tidak bisa menghentikannya apalagi Buyeo tapi Daeso bersikeras walaupun itu keinginan langit tapi Ia akan menghentikannya,Ia tidak takut pada Jumong dan tentara besinya tapi Baginda yang tidak memberinya kepercayaan.Daeso bertanya mengapa ayah tidak mempercayai keahliannya,mengapa  ayah tidak percaya bahwa Ia ingin melindungi Buyeo?sambil menangis Daeso melanjutkan  ayah  lebih mempercayai Jumong dibandingkan aku.Baginda tidak dapat berkata apa-apa lalu Daeso berkata lagi mulai saat ini Ia tidak akan melarikan diri dari kutukan Haemuso dan permaisuri.Ia akan terus berusaha membunuh Jumong.Baginda marah dan memperingatkan Daeso jika Ia mencoba membawa tentara Buyeo tampa Izinnya Ia akan di hukum berat.Baginda hamper jatuh<Daeso pergi dan berbalik,Ia berkata Orang yang akan menghancurkan Buyeo adalah Baginda sendiri kemudian Ia berbalik pergi.

Dalam Hyento.Yeongpo telah tiba.Ia dan Majin menyamar untuk mencari tahu kemana Yesoya dan yuri pergi.Majin berkata Ia tidak menemukan mereka di sini maupun di Jolbon.jangan-jangan mereka benar sudah mati pada saat perang terjadi.Yeongpo bertanya sekarang apa yang harus Dia lakukan?satu-satunya cara adalah menemui menteri Hwang.pelayannya mengatakan saat ini menteri Hwang di tangkap dan di penjara.Majin berkata sebaiknya kembali saja ke Buyeo tapi Yoengpo berpikir Daeso pasti tidak akan melepaskannya tapi mereka akhirnya kembali juga.tiba di Buyeo  pelayan Ratu menangkap mereka dan membawanya menemui Ratu.Ratu bertanya Yeongpo berniat melarikan diri?’’tidak ‘’kata Yeongpo.sekarang Daeso sedang mencarinya?Yeongpo mengeluh pada  ibunya dan bertanya mengapa ibu Cuma memikirkan Daeso saja  dan tak pernah mengkhawatirkanku kalau memang begitu lebih baik aku pergi saja,Yeongpo keluar dan menemui Majin  dan berkata mereka akan meninggalkan Buyeo,Majin bertanya mereka akan kemana?’’aku tidak tahu tapi yangjelas kita harus pergi dari Buyeo kata Yeongpo dan melangkah pergi.

Naro datang melapor pada daeso dan berkata Seolrang sekarang ada dalam benteng Hyeonto dan tidak perlu Khawatir karena Ia isteri dari putra mahkota Buyeo tentu mereka tidak akan membunuhnya.di Hyento Seolrang terkunci di salah satu kamar.Seolrang sangat ingin keluar tapi Haochen meminta Ia menunggu berita dari  orang-orang mereka.Hwang di dalam penjara sementara Jaesa sedang mewawancarai mereka(ribet amat yah……….Coba jaesa minta KTp aja)kemudian tibalah Jaesa pada menteri Hwang.ketika Jaesa bertanya nama belakangnya Hwang menjawab tidak ada Ia datang ke Hyento untuk berbisnis kemudian Jaesa menyuruh menteri Hwang pergi tapi tiba-tiba Mookgeo muncul dan menyuruh menteri Hwang berhenti dan memberitahu Jaesa bahwa orang ini adalah menteri dari kerajaan Han.

Mari memanggil Jumong dan Soseono keluar tentunya (Sayong mengekor mah SOseono)lapangan dan berkata sekarang tanah di Cheon-yeon dan Hyento menjadi milik mereka.Jumong berkata Cheon-yeon adalah tempat ayahnya bertarung bersana tentara Damul melawan Han dan sekarang  tanah ini adalah tanah mereka akan meningkatkan tentara Damul.Soseono berkata yang menjadi rakyat Hyento sekarang adalah kebanyakan dari Yeodong yang tidak lain orang Han dan banyak yang melarikan diri ke Han selama perang berlangsung di Hyento tapi masih ada yang tersisa dan Jumong harus memutuskan apa yang mereka harus lakukan.Mari berkata lebih baik membunuh mereka tapi Jumong mengatakan mereka hanya rakyat kecil dan mereka harus menerimanya.

Kembali ke tempat para tahanan,menteri Hwang ada di antara para tahanan.Jaesa berusaha menenangkan para budak yang ingin membalas dendam pada menteri Hwang yang diikat di tiang pada saat yang bersamaan Jumong datang dan meminta untuk menenangkan diri tapi para Migran(budak) menolak dan berkata mereka harus membunuh Hwang.seorang pria datang dan menangis kepada Jumong dan berkata isterinya di bunuh oleh Hwang Ia memohon pada Jumong untuk membalaskan dendam isterinya.migran berteriak meminta Jumong membunuh Hwang  tapi Jumong berkata Ia tidak akan membunuh Hwang karena para migrant yang lain masih ada di Han dan menjadi budak mereka.Ia akan menggunakan Hwang sebagai sandera dan mengadakan pertukaran dengan Han tapi jika mereka memaksa Ia akan membunuh Hwang.Jumong meminta pada migran apakah akan membiarkan teman-teman mereka yang berada di Han tetap hidup atau membiarkan mereka mati?para Migran akan mengikuti kehendak Jumong saja.

Selanjutnya Ohyi dan  Moogol membawa Seolrang keluar  dan menceritakan padanya Hyento telah jatuh dan ayahnya telah di bunuh.ketika bertemu dengan Jumong.Jumong berkata padanya Ia tidak berniat menjadikannya sandera dan melakukan pertukaran apapun dengan Buyeo sehingga Ia membebaskan Seolrang untuk kembali ke Buyea( tapi kami keberatan Seolrang selalu jahat ama Yesoya,lebih baaik disiksa dulu………).Seolrang mengatakan Ia tidak akan melupakan dendan ini dan Han dan Buyeo pasti tidak akan melepaskan mereka.Moogol berkata mereka harus tetap menahan Seolrang tapi Soseono menjawab lebih baik melepaskanya,IA sudah tidak berguna lagi karena ayahnya sudah mati.Seolrang memandang Soseono dan Jumong dengan penuh kebencian.

Soseono berbicara pada JUmong dan memberitahukan bahwa mereka harus mengirim utusan ke Chang-Ahn untuk membebaskan para migran yang ada di sana.Soseono  bertanya apa dia sudah memilih orangnya.’’belum’’kata Jumong.Dia harus memikirkannya karena ini sama saja mengantar nyawa kesana.saat itu Yeontabal datang dan berkata Dia yang akan pergi,tapi Jumong menolakkya.Yeontabal meminta pada Jumong untuk mempercayainya melaksanakan tugas ini walaupun Ia sudah tua,Soseono mencoba menghentikannya.tapi Ia  berkata mereka  tidak perlu khawatir  dan meminta Jumong untuk memberikan tugas terakhir ini padanya sebelum pendirian Gogueryeo.Jumong menyerah dan berkata Ia akan meminta Mari dan Jaesa menemaninya,Yeontabal setuju.

Soseono memberitahukan Jumong bahwa mereka membutuhkan tentara.Jumong meminta Bubunno dan Buwuiyeom untuk merekrut  rakyat untuk jadi tentara.selanjutnya Jumong meminta Mopalmo untuk membuatkan baju dan senjata sebanyak 2000 buah(wow ..hanya dengan mengandalkan tenaga manusia bagaimana kerjanya yah…).Jumong bertanya apa Ia sanggup melakukannya.Mopalmo mengatakan Ia dan timnya akan berusaha sekuat mungkin membuatnya segera.

Sementara Jumong siap untuk pendirian Negara baru ternyata di Buyeo Baginda sakit keras dan tidak ada yang mengetahuinya selain Budeukbul,Songju dan pelayan dekat saja.Budeukbul meminta mereka dan tabib merahasiakannya karena pasti Daeso akan menggunakan kesempatan ini untuk menjadi Raja.Namun Naro mendengar percakapan Budeukbul(naro nih pendengaranya tajam setajam silet he…he…)dan melaporkannya pada Daeso dan Ratu.Daeso meminta mereka merahasiakannya juga bahwa mereka telah tahu kondisi paduka(kok semuanya Main2 rahasia yah.).dan jika Budeukbul mengambilkesempatan itu mereka akan membunuhnya.pelayan datang melapor bahwa Seolrang kembali.Daeso menghampirinya dan Ratu berkata mereka sangat Khawatir akan keadaanya.Seolrang berbicara berdua saja dengan Daeso.Ia berkata Jumong telah menghinanya dan meminta Daeso membalaskan dendam ayahnya.Ia memminta Daeso untuk membujuk Baginda agar memberinya Kuasa dan Ia akan melakukan apapun untuk Daeso agar Ia bisa menjadi Raja.

Seolran meminta  Haochen untuk membawakannya tabib.Haochen bertanya apakah Ia sakit .tapi Seolrang berkata lain Ia mengatakan Ia harus melakukan apa yang tidak mampu Daeso lakukan.Songju melihat Haochen dengan seorang tabib bersamanya kemudian Songju menyuruh anak buahnya mencari tahu siapa tabib yang di bawah Haochen untuk menemui Seolrang.di dalam kamar Seolrang berkata Jika Ia mematuhi perintahnya kelak jika Daeso menjadi Raja Ia akan mengangkatnya menjadi kepala Tabib istana tapi tugas ini menyangkut hidup.tapi tabib tersebut sudah terbujuk oleh janjinya Seolrang dan Ia sudah mengiyakannya.Seolrang mengeluarkan Kantong yang berisi racun yang Dia dapat dari warga chang-Ahn dan menyuruhnya menaruh di obat Baginda.Tabib terkejut,Seolrang mengancamnya jika Ia menolak Dia akan membunuhnya(tuh kan emang dia jahat ayah mertuanya saja dia ingin bunuh…….)

Hyeopbo melapor dan berkata Mari telah tiba dari Chang-Ahn.Mari melapor bahwa Yeontabal berhasil membuat kesepakatan dengan Han.dan mereka mau mengadakan pertukaran sandera dengan mereka.Jumong dan Soseono serta yang lainya sangat senang tapi Jumong berkata mereka tidak boleh santai dulu sampai Yeontabal dan Para migrant tiba disini dengan selamat.selanjutnya menteri Hwang dan para menteri dari Han di bawa keluar dari penjara.Hwang melewati Jumong dan berkata pada Jumong untuk mengingat namanya dengan jelas bahwa Ia Hwang Ja Kyeong.sebaliknya Jumong berkata pada Hwang untuk  memberitahu  Kaisar Han bahwa  Ia akan mengambil kembali  tanah mereka yang telah dikuasai Han.

Yeonchaeryeong,yangtak,Chansoo dan Gyepil mereka duduk bersama-sama kemudian Yeonchaeryeong bertanya siapa yang akan memimpin Goguryeo.Gyepil menjawab pastilah tuan Jumong.tapi  yeochaeryeong mengatakan jangan Jumong yang akan memimpi  Negara baru haruslah dari pihak mereka.Gyepil bertanya apa yang mereka rencanakan.Yeonchaeryeong mengatakan Ia akan bertemu dengan kepala-kepala suku untuk meminta mereka mendukung Soseono menjadi pemimpin Goguryeo.

sementara Yeontabal dan Jaesa tiba di Hyento bersama para mingran dari Han,Jumong dan yang lainya berdiri di pintu gerbang menyambut mereka.Jumong mengucapkan terimag kasih telah bekerja keras tapi Yeontabal menjawab yang menyelamatkan migran adalah Jumong.ketika mereka tiba Jaesa memperkenalkan Jumong pada migrant dan mereka semua berlutut,Jumong menghampiri mereka dan berusaha mengangkat mereka tapi mereka tetap berlutut dan berkata Jumong telah menyelamatkan mereka.

Jumong berkata sekarang Hyento menjadi tempat tinggal mereka yamg baru dan Ia akan membantu mereka untuk tinggal di sini.pada malam harinya Chansoo datang melihat Soseono  dan bergabung bersama mereka untuk bercakap-cakap.Soseono bertanya pada Chansoo keadaan di Gyeru baik-baik saja kan?’’Iya’’ Jawab Chansoo kemudian bertanya siapa yang akan memimpi Goguryeo?Soseono hanya diam tidak menjawab.Sayong juga berkata sebenarnya sudah lama juga saya ingin tanyakan ini  jika Goguryeon berdiri siapa yang akan jadi Raja?Soseono mengatakan Ia pernah berjanji pada Jumong untuk menyuruhnya menjadi Raja.Sayong keberatan dengan keputusan Soseono.

Sementara itu seorang tua yang menjadi  migran dari Chang-Ahn datang pada  Jumong dan berkata Ia tahu dimana cermin perunggu Jaeson Tua tersembunyi.orang tua itu mengaku dulu Ia adalah perwira dari Jaeson tua tapi ketika Han menghancurkan Jaeson Tua,Ia menyembunyikan identitasnya dan cermin itu juga di sembunyikan.Ia mempertaruhkan nyawa untuk menyembunyikan cermin perunggu  itu yang merupakan benda keramat dari Jaeson tua.benda itu berada di bawah tanah Hyento.Jumong dan Ohyi dituntun ke ruang bawah tanah dimana gulungan bambu di letakkan dan berkata ini adalah catatan sejarah Jaeson tua,Jumong bertanya di mana cermin itu.orang tua membuka tempat tersembunyi di bagian dinding dan mengambil kotak kayu.Jumong membuka dan mengambil cermin perunggu itu.orang tua itu berkata ini adalah benda pusaka  terakhir dari Jaeson tua.setelah temuan terakhir itu Jmong membawa semuanya dan mendirikan meja pemujaan memohon pada langit untuk menjaga benda suci yang mereka telah kumpulkan dan memohon pada Raja Jaeson untuk melindunggi Rakyat Jolbon.

P.s

Menurut teman-teman bagaimana kalo aku postingkan juga sinopsis dari ” The Kindom Of  The Wind”.

Iklan

4 responses to “JSinopsis umong Episode 72

  1. antony berkata:

    itu tentang kerajaan apa?…klo jumong itu memang ada di jaman SM sebelum kerajaan Sili n Goryo

    • avrilend berkata:

      itu tentang kelanjutan ceritanya Jumong nanti yang menjadi raja disini adalah Yuri yang berusaha membangun kembali hubungan dengan Buyeo.ada ringkasan ceritanya kok,waktu itu sudah saya posting baca saja.

      • antony berkata:

        sy caari..eh dpt jg di bln feb ya…ok…jg…jd mo baca sipnosisnya…jd daeso msh hidup ya….jumong mati krn apa?..sy baca di history korea, dia mati di umur 40an…tp g tau penyebabnya…..di film ada di ceritakan ga?

      • avrilend berkata:

        kalau nonton filmnya episode terakhirnya tidak ada tentang alasan kenapa Jumong mati yang ada cuma luka sewaktu dia berperang yang kemudian terasa ia rasa sakit saat melihat soseono pergi untuk mendirikan negara baru yang bernama bakje.cuma itu yang saya tahu dan makasi komentnya ^_^……..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: