Avrilend's Blog

FOR FUN ONLY

Sinopsis Episode 12 dan 13 The Woman Who Still Wants To Marry

pada 30 April 2010

Episode 12


Shin young dan Sang Woo membicarakan mengenai orang yang membuat Sang Woo depresi. Shin young cukup terkejut ketika tahu bahwa usia putra wanita itu sudah kuliah.

Shin Young juga berkata bahwa ibu Min Jae mencarinya dan membuatnya tidak enak. Sang Woo menasihati agar Shin young lebih baik menundukkan kepala dan diam saja di depan calon ibu mertuanya.

Sang Woo melihat bahwa ada missed call dari Sang Mi, ia menelp Sang Mi dan mengundangnya minum bersama seorang teman. Sang Mi menolaknya, dan Sang mi buru2 meninggalkan apartemen itu. Sang Woo curiga Sang mi mungkin ada di lobby. Ia langsung turun untuk mengejarnya.

Min Jae juga pergi ke apartemen itu ia mau mengambil kiriman yang masih dikirim ke situ. Sang Mi melihatnya dan mendesak anaknya untuk segera pergi, sehingga ketika Sang Woo sampai di lobby, ibu dan anak itu sudah tidak ada.

Sang Woo kecewa dan naik kembali ke atas dan ia minum lebih banyak lagi. Setengah bercanda dan setengah serius, ia tanya apa sebaiknya mereka menikah saja, agar bisa melupakan wanita itu. Shin young sama sekali tidak setuju dan memukul kepala Sang Woo dengan tas.

Sang Woo mengingatkan Shin young, ini karena kutukannya, untuk jatuh cinta dengan wanita yang sudah menikah, punya anak, dan bertabiat jelek. Shin young jadi kasihan dan tanya apa Sang Woo benar2 berpikir akan menikahi wanita itu jika ia bercerai nanti, Sang Woo menjawab iya.

Di rumah, Da Jung berpamitan dengan Shin young dengan emosional, ia akan tinggal dengan orag tuanya sebelum pernikahan (aku salah kemarin Da jung blom married, baru nyoba2 gaun ), Da Jung berkata aku senang karena aku tidak harus pulang ke rumah yang gelap atau bangun sendirian lagi. Da Jung juga berharap Shin Young akan beruntung.

Setelah Da Jung pergi, Shin young menyadari betapa sunyi rumahnya tiba2 (lalu Shin Young kentut..bwa, hehe..drama ini natural bgt sih..)

Tim Shin Young merayakan kesuksesan acara mereka lagi, ratingnya sudah mencapai 19.8%. Tapi pesta tidak berlangsung lama, Myung Seok secara resmi dimasukkan dalam tim. Shin Young mengeluh pada bossnya, ia sudah membuat program ini berating tinggi, buat apa menambahkan Myung Seok dalam programnya? Bossnya beralasan ini untuk membuat program acara semakin bagus.

Myung Seok bahkan tidak pernah membiarkan Shin young senang, ia berkata alasan mengapa ratingnya tinggi karena timeslot-nya, bahkan seharusnya Shin young bisa mencapai rating 25 %. (well, susah melihat persaingan mrk dg kepala dingin..soalnya gue cewek hehe..panas nih kepala..mrk susah menerima bahwa cewek juga hebat.)

Da jung dan Ban Seok bersiap untuk acara pernikahan mereka. Ban Seok mengukur jari Da jung, ia tidak ingin mengalami kesulitan lagi seperti waktu Da Jung ultah. Ayah Ban Seok memberikan permintaan (baca : perintah) mengenai hadiah tradisional pada keluarga pengantin pria. Mereka berkata mereka sudah punya segalanya, jadi mereka hanya minta satu set baju.

Hanya saja, Da Jung mengenali bahwa baju itu adalah buatan desainer terkenal dengan harga 15 juta won! atau sekitar Rp 150 juta bo! (baju lo itu…weleh..)

Ban Seok segera saja menelepon ayahnya kembali dan minta agar mempertimbangkan lagi, paling tidak tolong pilih yang lebih murah, ia tidak mau mendengar protes dari Da Jung. Da Jung berkata ia yang akan disalahkan, pasti ia yang dikira pelit. Dan benar, langsung saja Da jung dapat sms dari ayah Ban Seok. Ayah Ban Seok menemui Da Jung di apartemen Ban Seok dan menegurnya, Ban Seok membela pacarnya dan ayahnya kesal, dan sebagai hukumannya, Da Jung harus menyediakan bukan saja satu set baju untuk setiap ortu, tapi DUA set baju untuk ayah-ibu Ban Seok.

Da Jung tahu tidak ada artinya mendebat, ia langsung setuju. Tapi Da jung juga minta ayah Ban Seok untuk tidak mengawali kata dengan : “Pada usiamu” setiap kali bicara dengannya.

Dan sebagai balasannya, ayah Ban Seok menggandakan permintaan-nya lagi, jadi EMPAT! stel baju …! Ban Seok mau protes lagi, tapi Da Jung langsung setuju, ia berkata : “Sebagai penerjemah paling top di negeri ini, aku mampu menyediakannya.”

Da jung menahan kemarahannya sampai ia ketemu Bu Ki, dan Da jung tidak tahan lagi. Da Jung mengeluh 8 baju, berarti lebih dari Rp 1 milliar! Bu Ki mengusulkan, agar Da jung melakukan yang dilakukan temannya, saat teman Bu Ki juga menerima permintaan mas kawin yang begitu mahal, teman Bu ki memalsukan merk-nya sehingga jadi lebih murah, hehe..

Tapi Da Jung tidak bisa melakukan itu, karena ayah Ban Seok adalah tipe orang yang minta setiap hadiah dinilai langsung. (astaga siapa yang mo punya mertua kaya gini sigh…)

Ban Seok juga merasa bersalah, maka saat mereka ada di apartemen Ban Seok, Ban Seok memberikan buku tabungannya, segel, dan no PIN-nya sekaligus. Ban Seok mau Da Jung beli hadiah itu dengan uangnya saja. Da Jung tidak mau, ia mampu membelinya sendiri. Ban Seok terharu dan merasa bersalah, ia berjanji, “Aku akan mencintaimu seumur hidupku, dan aku akan memperlakukan orang tuamu dengan sangat baik, Aku janji!”

Da Jung mulai menangis dan lari ke kamar. Ban Seok cemas dan menyusul Da Jung, ternyata Da jung menangis karena bahagia (gubrak!), “Aku sangat bahagia, aku tidak percaya ini. Aku pasti sangat kesepian sepanjang hidupku sehingga aku merasa sangat bahagia sekarang, hatiku terasa seperti meleleh.” Da jung memeluk Ban Seok dan berkata, “Aku sangat mencintaimu!” Ban Seok membalasnya.

Kacaunya, pikiran mereka lari ke hal lain, mereka menyadari bahwa sekarang mereka sendirian di kamar Ban Seok. Dan mereka langsung mulai beraksi…

Tapi..ayah Ban seok kembali lagi ke apartemen itu karena ponselnya ketinggalan, hal ini membuat pasangan itu panik. Ban Seok berakting sepertinya tidak ada yang terjadi dan Dan Jung sembunyi di dalam lemari baju. Ayah Ban Seok tahu apa yang terjadi dari rambut Ban Seok yang acak2an.

Setelah ayahnya pergi, Ban seok kembali ke kamar tapi Da jung justru menemukan koleksi majlah porno Ban Seok dalam lemari haha.. Ban Seok melemparkan majalah2 itu di bawah tempat tidurnya dan berkata itu adalah sisa2 masa lalunya, Da Jung mengerti tapi ia ada janji, jadi langsung pergi.

Myung seok benar2 menyebalkan, saat meeting dengan tim Shin young, Myung Seok menolak ide semua orang.

Shin Young pergi ke studio Min jae untuk menenangkan pikirannya, ia minta dinyanyikan lagu, tapi tiba2 ibu Min Jae menelp. Shin Young juga berkata bahwa ia sudah bertemu ibu Min Jae, Shin young merasa ia sudah salah saat berkata ia menyukai Min Jae. Tapi Min Jae senang mendengarnya.

Sang Mi punya kebiasaan mampir ke kotak surat di apartemen Sang Woo, dan hari ini ia mendapatkan kotak berisi anting mutiara, dan catatan dari Sang Woo yang berkata ingin bertemu Sang Mi sebelum ia terbang minggu depan.

Sang Mi bertemu Shin young di lobby. Shin young mengundang Sang mi makan siang atau minum teh. Sang Mi tidak terlalu senang, dan Shin young berkata dengan hormat, Aku akan terus kencan dengan Min Jae. Aku benar2 menyukainya.

Sang mi akhirnya setuju bertemu Shin Young. Sang Mi tanya, bagaimana rasanya kencan dengan mahasiswa? Apa mereka bisa ngobrol?

Shin young berkata ia menyukainya. Ia bisa memberikan nasihat dan Min Jae memberikan topik2 mengenai anak muda. Sang Mi merasa Shin young sudah melanggar batas. Shin young menjawab Sang Mi pasti juga berkata hal yang sama pada Min Jae.

Sang Mi hanya berkata ia tidak akan kencan dengan pria usia 24 jika ia 34 th, Shin young berkata, aku jatuh cinta, dan pria itu ternyata berusia 24 th, apa yang bisa kulakukan? Sang Mi kesal.

Tiba2 seorang aktris veteran yang glamor mendekati mereka, Na young Hee (cameo, sebagai dirinya sdr, yg jadi di Style, mamanya SHG di The World They Live in). Na memberi selamat pada Shin young atas acaranya dan memujinya, dan bahkan minta tanda tangan Shin young, keponakannya ingin menjadi reporter dan fan Shin young.

Sang mi duduk dengan ekspresi tidak suka, dan ternyata Na Young hee dikirim oleh rekan2 Shin young untuk membuat Sang Mi terkesan.

Shin young tanya lagi, Seperti apa Min jae saat muda? Sang Mi membalas, bukankah ia masih muda? Shin young : Tidak, ia adalah pria bagiku.

Ketika mereka bertemu lagi dalam kesempatan lain, Sang mi menunjukkan foto Min jae (beneran foto Kim Bum waktu kecil hehe..lucu)

Sang Mi bahkan mengenalkan Shin Young pada 2 teman Min Jae saat kecil, 2 orang gadis muda yang cantik keduanya masih kuliah, dan salah satunya Yuri, bahkan berkata ia dan Min JAe setuju untuk menikah jika mereka masih single di usia 29 th.

Shin Young berkata, ia berniat mengenalkan Min Jae pada ibunya. Sang Mi berkata, itu sopan sekali, “Apa dia sudah berusia 60 th?” Shin young memaksakan ketawa, tapi apa lagi yang bisa ia lakukan?

Shin young bertemu Min Jae di studionya, ia menyinggung tentang Yuri, dan berkata Min Jae seharusnya kencan saja dengan Yuri. Shin Young menyangkal bahwa ia cemburu. Tapi Min Jae tahu Shin Young cemburu.

Shin young ke studio untuk memilih lagu untuk acara pernikahan Da Jung. Min jae melihat Shin young dengan tajam, lalu berkata dengan lembut, “Aku akan melamarmu dalam 3 tahun.”

Ban Seok memberikan cincin untuk Da Jung, ia berkata susah mencari cincin yang pas untuknya. Ban Seok berkata Da jung bisa menukarnya jika tidak suka. Normalnya semua cewek akan berkata : oh..tidak apa2 sayang ini bagus. Tapi Da jung berkata, ya dia akan menukarnya (krn cincinnya jelek bgt), tapi ia menambahkan, terima kasih, aku mencintaimu.

Da Jung merasa ia kelihatan terlalu tua saat mengenakan baju pengantin sehingga ia langsung menuju klinik kecantikan dan minta suntik Botox agar kelihatan muda dalam waktu singkat, biarpun Da Jung ngeri melihat jarumnya, tapi ketika ingat kritikan ayah mertuanya, ia nekat.

Sang Mi dan Min Jae makan malam bersama. Sang Mi mencoba mengalihkan perhatian Min Jae pada Yuri, Sang Mi menyukai Yuri, ia cantik dan manis. Min jae mengalihkan pembicaraan tentang ayahnya, yang sekarang kembali ke rumah neneknya dan mau cerai.

Min jae melihat ibunya menyembunyikan sesuatu, sekarang ibunya kelihatan lebih bahagia dan bahkan mulai dandan lagi. Sang Mi mengalihkan pembicaraan mengenai Shin young dan Min Jae dengan lembut mengingatkan ibunya, jangan menghinanya. Min jae berkata ia akan memperlakukan pacar ibunya dengan baik, berapapun usianya.

Keesokannya, Sang Woo sengaja belanja di toserba agar bisa bertemu Sang Mi. mereka akhirnya minum kopi dan Sang Woo ingin mengajak Sang Mi makan malam dengan anak Sang Mi, “Jika kau cerai, aku ingin melamarmu. Aku serius.”

Sang Mi kaget, ia berkata suaminya mohon untuk kembali padanya dan Sang Mi memutuskan untuk kembali dengan suaminya. Sang Mi menyarankan agar Sang Woo melakukan yang sama dengan kembali pada pacarnya. Sang woo merasa itu tidak mungkin, karena mantan pacarnya jatuh cinta dengan pria lain dan lagipula, “aku jatuh cinta denganmu.”

Sang Mi berkata, tolong demi kepentinganku, aku memang menyukaimu, tapi bagiku keluarga yang paling penting.

Malamnya, ketiga sahabat makan malam untuk perpisahan. Da jung mendesak teman2nya untuk berfoto sekarang, karena nanti takutnya mereka kelihatan tua, dan bahkan mereka pergi untuk berkaraoke.

Dan kemudian…the wedding day!

Ayah Ban Seok tetap saja terlihat muram. Tapi semuanya berjalan lancar, Da jung hampir menangis karena terharu, tapi Shin Young cepat2 menempelkan sendok di matanya dan membuat ekspresi lucu agar Da jung tertawa (I love friends like them, so sweet..)

Shin young memberikan ucapan selamat untuk Da Jung : “Da jung adalah seseorang dengan keinginan untuk membagi cinta. Lebih daripada menikah, ia ingin teman untuk makan bersama, untuk berjalan bersama, untuk menua bersama. Daripada sendirian dalam rumah yang kosong, akan lebih baik jika bersama seseorang yang aku cintai, yang mencintaiku. Hidup bersama, kau mungkin akan merasa kekecewaan dan bertengkar, tapi itu bisa diterima, karena bukankah semua pernikahan mengajarkannya? Teman manis kami Jung Da Jung, aku harap kau akan hidup berbahagia selama hidupmu. Ini adalah berita dari Lee Shin Young, UBN News”

Setelah itu, Min Jae maju untuk mengatakan pesan bagi Ban Seok dan Min jae berkata Ban Seok menikah atas petunjuk dan nasihatnya. Ban Seok langsung cemberut,

Min Jae : “Hyung memperlihatkan padaku betapa indah, berani, dan baiknya kau bisa berubah jika kau mencintai seorang wanita. Membuatku berpikir bahwa aku ingin menjadi orang yang mengagumkan untuk wanita yang kucintai.”

Min Jae memainkan piano dan menyanyikan lagu “Bersamamu selamanya”

Da jung dan Ban seok akhirnya menyanyikan lagu itu bersama. Dan dalam acara lempar hand bouqute, Shin young yang mendapatkannya.

Sang Mi baru tahu kalau Sang Woo pindah apartemen. Sang mi menelepon untuk kepastian dan Sang Woo ingin bertemu Sang Mi. Sang Woo minta Sang mi datang ke gedung pernikahan tempat Da jung dan Ban Seok menikah.

Setelah acara selesai, Shin Young dan Min Jae masih di ruang dekat piano. Min Jae tanya apa yang akan mereka lakukan malam ini, Shin young menyarankan bagaimana jika mereka di rumah dan makan malam serta nonton DVD bersama. Min Jae bertanya dengan serius, “Apa aku bisa menginap?” Shin young berpikir sejenak, lalu menjawab, “Tentu.” dan mereka berciuman.

Sang mi tiba di lokasi pesta, ternyata sudah kosong, dan ia menunggu sejenak, lalu pergi. Sang Woo masuk ke ruangan itu dan sangat lega ketika melihat Sang Mi, Sang Woo langsung menarik Sang Mi ke pelukannya.

Shin young yang juga menuju ke arah mereka, tiba tepat saat Sang Woo dan Sang Mi..berciuman.

Shin young kaget.

Episode 13

Shin Young berdiri termangu, tidak yakin harus bereaksi apa, ia shock tapi juga geli. Dan bahkan Shin young berimajinasi jika ia dan Min Jae menikah nanti maka yang akan berdiri sebagai orang tua pengantin pria adalah Sang Mi dan Sang Woo..?!

Min Jae muncul dan heran dengan tingkah laku Shin Young, tapi Shin Young membuat alasan2 dan Min Jae tidak mempersoalkan lagi.

Sang Woo dan Sang Mi keluar bersama dengan lebih gembira, mereka makan siang bersama, berkata bahwa segalanya terasa lebih baik karena mereka bersama.

Sang Woo tetap berencana pindah dan Sang Mi berkata tidak perlu. Sang Woo ingin bertemu anak Sang mi, akhirnya Sang mi setuju akan mempertemukan mereka nanti. Tidak, hari ini, kata Sang Woo. Sang mi minta waktu tapi Sang Woo berkata bukan waktu yang kau butuhkan, tapi keberanian.

Da jung dan Ban Seok sudah sampai bandara untuk bulan madu, hanya saja…mereka sadar bahwa Ban Seok lupa membawa pasport dan tiket mereka….astaga, hahaha

Jadi mereka pergi ke hotel dan Da jung memutuskan agar berpura-pura tetap honeymoon, agar yang lain tidak tahu kalau mereka batal pergi. Ban Seok heran, apa itu penting? Da Jung berkeras, “YA, itu penting! Melupakan pasporku dan tidak berangkat bulan madu adalah hal yang tidak boleh terjadi dalam sejarah hidup Jung Da Jung!”

Agar meyakinkan bahwa mereka sudah berlibur di pulau tropis, mereka pergi ke salon untuk mengecat kulit mereka menjadi coklat (geli juga..org asia timur terutama jepang dan korea, bangga lho punya kulit coklat, eh org indonesia malah rame2 putihin kulit hehe..), tapi Ban Seok benar2 menggelikan, ia muncul dengan kulit coklat dan berotot hanya saat ia membuka kaca mata hitamnya..terlihat kalau kulit-nya belang.

Min Jae benar2 datang ke rumah Shin Young. Mood Shin young tidak begitu bersemangat karena ia melihaat Sang Woo-Sang mi tadi, tapi Min Jae grogi karena terlalu senang ada di rumah Shin young. Bahkan Min Jae sudah mengganti warna rambutnya, kembali menjadi hitam.

Min Jae tahu ada sesuatu yang mengganggu pikiran Shin young, ia tanya, “Ada apa?” Shin young : “hm..hem..aku tanya karena aku ingin tahu, bagaimana perasaanmu jika ibumu punya pacar?”

Min Jae : Aku tidak apa-apa. Itu adalah yang kuharapkan terjadi baginya. Aku sudah bilang pada ibu agar ia bercerai saja dan mencari yang baru, jika itu adalah orang yang ia cintai. aku akan menerimanya.

Shin young setuju, “Yah seperti yang kuduga, Ha Min Jae yang setian, kau benar2 keren.” Min Jae menambahkan, “Ibuku dan pacarnya, kita ber-4 makan malam..aku suka hari itu.” Shin Young hanya berkata, hari itu..akan datang.

Min jae menyinggung Sang Woo, mengapa ia hadir di pernikahan Da Jung? Ini kesempatan Shin young tanya apa yang dipikir Min Jae tentang Sang Woo, Min Jae tidak menyukainya.

Tiba2 Shin young mendapat telp dari Sang Woo, dan mereka membuat rencana untuk bertemu malam ini. Min Jae tidak suka, ia tidak mau Sang Woo ke apartemen Shin young. Shin Young menjelaskan, kita bertiga harus bicara. Min jae salah persepsi, ia pikir Shin young akan menjodohkan Sang Woo dengan ibunya, ia tidak setuju.

Tapi Min Jae juga mendapat telp dari ibunya, Min jae harus bertemu dengan seseorang yang ia suka. Shin young tetap menahan mulutnya untuk tidak bicara apapun karena ibu Min Jae pasti akan mengatakannya.

Shin Young berkata, “Jagi, apa kau ingin mendengar aku..” tapi Shin young tetap menahannya, sudahlah, jika kau mau bicara nanti, datanglah kapan saja. Min jae hanya berkata agar Shin Young tidak mengijinkan Sang Woo ke apartemennya. Min Jae pergi. Shin young menundukkan kepalanya dan mengeluh “Apa yang harus kulakukan?”

Min Jae menemui ibunya di cafe, Min jae sangat bahagia untuk ibunya. Sang Mi lega dan ia berterima kasih. Min Jae menunggu pacar ibunya dengan exciting, Sang Woo juga semangat mendekati cafe itu, tapi sebelum Sang Woo masuk, ia melihat di jendela…

…dan di dalam ternyata ada Sang mi, bersama Ha Min Jae! Sang Woo ketakutan, putra Sang mi adalah Min jae! Ini..ini..tidak bisa seperti ini.

Sang Woo langsung menelepon Shin young. Sang Woo, “Shin Young, aku melihat ini di depan mataku dan aku tidak percaya! Panggil ambulance ke rumahmu dulu, lalu aku akan mengatakan apa yang kulihat sekarang.”

Shin Young tanya dengan panik, apa Sang Woo bersama Min Jae sekarang? Sang Woo kaget sekali, “Apa ini? Kau tahu?” Shin young berkata ia juga baru tahu hari ini di pesta pernikahan Da Jung dan ia hampir pingsan.

Sang Woo membalas, “Rambutku sudah mulai putih sekarang.”

Sang Woo berpikir, “Jadi, jika semuanya lancar untuk kita berdua, kau akan jadi menantuku??!! Itu tidak benar!” Shin Young, “Aku juga tidak bisa menerimamu sebagai ayah mertuaku. Ini tidak akan terjadi. Kencan dengan pria 10 th lebih muda itu tidak mudah dan ibunya juga tidak seberapa tua dariku, dan sekarang aku harus menambahkanmu juga?” Yang benar saja.

Sang Woo memutuskan, “Lee Shin Young kau harus datang ke sini. Ayo kita bereskan semuanya. Datang ke sini sekarang!” (Sang Woo keren juga kalo kaya gini ..hrsnya dari dulu)

Sang Woo memberanikan diri dan masuk ke dalam. Sang Woo bertingkah sangat tenang. Min jae heran melihatnya, mau apa Yoon Sang Woo disini?

Sang mi kaget saat tahu mereka kenal. Sang Woo berkata mereka pernah bertemu di pesta dan ia adalah fans Min jae.

Min Jae jadi pucat saat menyadari Sang Woo adalah pacar ibunya! Min Jae permisi keluar sebentar. Min Jae terlihat hampir pingsan. Kemudian Shin young datang sambil berlari. Min jae melihatnya, ia marah, “Kau sudah tahu kan? Itulah mengapa kau bertanya mengenai Yoon Sang Woo tadi?”

Shin young berkata ia juga baru tahu hari ini, dan amarah Min Jae mereda. Min Jae, “Aku tidak akan mengijinkannya.” Shin Young berkata, jika kau tidak setuju, lalu apa yang akan kau lakukan? Min Jae menarik tangan Shin young dan mereka masuk.

Ini adalah kencan ganda paling aneh di jaman mutakhir ini hehe…Sang Mi minta mereka duduk. Sang Woo dan sang Mi terlihat seperti orang tua mereka. Mereka duduk dan mengendalikan situasi. Min Jae dan Shin Young merasa kecil dan tanpa daya, tapi mereka bergandengan tangan sepanjang waktu. hihi..

Min Jae mulai, “Ibu, aku ingin kau putus dengan Yoon Sang Woo. Kau sudah hidup tanpa cinta dengan ayah selama 24 tahun. Bukankah kau bisa bertemu orang yang lebih baik?” Dan berkata pada ibunya Sang Woo tidak setia, ia sudah mencampakkan Shin Young, ibunya benar2 mempunyai selera buruk tentang pria. (hei..Shin young pernah pacaran lama ama Sang Woo lo..)

Min Jae tidak peduli. Ia ingin ibunya bertemu pria yang lebih baik. Sang Mi membalas, “Jadi itu sebabnya kau berkencan dengan wanita berusia 10th lebih tua, sebagai bentuk pemberontakan?” Min jae menunjuk Sang Woo, “Lalu dia, mengencani wanita yang masih menikah dengan anak usia kuliahan?”

Sang Woo berkata, “Pikirkan lagi ini, kau dan aku punya banyak kesamaan. Kita bisa berteman di masa depan.” Min Jae tidak suka, apa berteman?

Sang Woo berkata ia sudah melamar Sang mi dan mereka akan menikah setelah perceraian beres. Min Jae berdiri dan mau pergi, tapi Sang mi berkata pada Shin young, mengapa diam saja dan tidak bicara apapun? Shin young berkata, mungkin ibu (Sang Mi) akan mengerti perasaan-nya dan Min Jae. Sang mi,”Itu yang kau pikir.”

Sang Mi berkeras situasi mereka beda, Shin Young membalas, apa bedanya. Sang mi, “Aku ibu Min Jae dan dia putraku. Apapun yang ia lakukan sebagai orang tua aku ada di sini untuknya.” Shin young menangis, “Apakah mencintai Min Jae adalah dosa?”

Min Jae berkata pada ibunya, jangan bicara seperti itu pada wanita yang ia cintai. Lalu Sang Woo berkata agar Min Jae tidak bicara seperti itu pada ibunya di depannya mulai sekarang.

Sang Mi menuduh Shin young menjebak Min Jae, Sang mi berkata Shin young terlalu senang karena anak usia 24 th mengejarnya dan ia tidak cukup pede dengan usia 34th, padahal 34 th masih muda dan masih banyak kesempatan.

Min jae sudah merasa cukup, ia berdiri dan menarik Shin young keluar, masih sambil berpegangan tangan.

Di luar, Shin young mencoba bersikap positif tapi Min jae sedang tidak mood dan mereka jalan sambil diam.

Malam itu juga adalah malam pertama Da Jung dan Ban Seok. Seperti yang sudah di duga, mereka kikuk dan lucu..

Bu ki dan Shin young mencoba mengusir rasa tidak enak dengan olahraga, tapi hanya Bu Ki yang benar2 olah raga, sedang Shin young hanya duduk di bola sambil ngobrol.

Shin young terus mengeluhkan keadaan-nya pada Bu Ki, Bu Ki menganggap ringan dengan berkata, kau bisa kencan saja, sendiri2. Shin young tida bisa terima bahwa Sang Woo adalah calon mertuanya. Buki : “Kalau begitu, putus saja dengan Ha Min jae, atau kencan selamanya. Mengapa jadi kuno dan harus menikah?” ckckck…

Bu Ki juga berkata agar Shin Young tidak memandang ringan hubungan Sang mi dengan putranya. kau tidak bisa menilai jika belum jadi ibu. Sang Mi akan melakukan apa saja demi putranya, yang tidak bisa ditandingi Shin young.

Da jung dan Ban Seok membuat foto2 palsu, dan mereka juga belanja suvenir di toko2 dan melepas semua label “Made in Korea”-nya hehe…

Bu ki menyeret Shin young untuk terapi belanja (ha!), dan mereka masuk ke toko yang sama dimana Da jung dan Ban Seok belanja. Keduanya panik dan sembunyi di ruang ganti. Da Jung hampir saja ketahuan karena ingin tahu gosip terbaru mengenai Shin Young.

Min Jae mengunjungi ibunya dan suasananya jadi dingin. Mereka makan siang, tapi terganggu oleh kedatangan nenek Min Jae, yang marah karena Sang mi dan anaknya akan cerai, ia berkata Sang Mi sudah menjebak putranya. (kata2 yang sama yang dikatakan Sang mi pada Shin young)

Min Jae membela ibunya dan berteriak pada neneknya, ini adalah salahnya, ia dan ibunya adalah satu dan sama. Neneknya murka dan membanting vas bunga lalu keluar, ia berkata Sang Mi tidak akan mendapatkan apapun dalam perceraian.

Min jae pergi dan latihan di studionya, saat Shin young tiba. Shin young terus mencoba memancing Min jae dengan obrolan, tapi Min jae tetap diam, tapi hebatnya Shin young tidak menyerah, ia terus saja omong dan akhirnya Min Jae tersenyum.

Min Jae tanya apa Sang woo itu orang baik. Shin young mengiyakan, jika waktu itu Sang Woo mencampakkannya adalah karena Sang Woo terluka. Sang Woo takut ia tidak benar2 mencintai Sang Woo. Sang Woo benar2 tulus mencintai ibumu. Min Jae, “Itu pertama kalinya aku melihat ibuku seperti itu, sebenarnya bagus, melihatnya akhirnya menemukan yang ia inginkan.”

Min Jae, “Jika Yoon Sang Woo dan ibuku berjalan lancar, bagaimana dengan kita?” Shin young juga bingung.

Kemudian, Min Jae mengunjungi ibunya lagi dan memberikan restunya. “Shin Young bilang ia adalah pria yang baik. Beranilah dan majulah.” Sang mi heran tapi ia senang.

Ban Seok dan Da Jung pulang ke rumah dan menemukan bahwa rumah…penuh anak2 kecil. Ternyata kakak Ban Seok membawa anak2 dari sekitar rumah untuk belajar bahasa Inggris dari Da jung atas permintaan ayah mertuanya.

Di kantor, Shin Young dan timnya tidak bisa lagi menerima cara Myung Seok dan mereka mau demo. Myung Seok yang sedang berbeban berat pergi ke dojo untuk latihan, tapi ia dikalahkan oleh orang misterius dengan busana putih, siapa lagi kalau bukan Kim Bu Ki kita hehe..Myung Seok naksir Bu Ki dan ia gemetaran.

Min Jae muncul di apartemen Shin young, dengan membawa koper. Min Jae mau menumpang selama beberapa hari. Shin young panik, “Bagaimana jika ibumu tahu?” Min Jae yakin ibunya tidak akan mengetahuinya, tidak apa-apa. Shin young minta Min Jae tinggal di studio saja.

Min Jae, “Mengapa kau selalu mencoba menendangku keluar?”
Shin young, “Aku tidak mau ibumu salah sangka.”
Min Jae, “Ibuku tidak akan tahu, jadi selesai. Apa lagi?”
Shin Young, “Jangan membawaku ke dalam pencobaan.”
Min Jae (tertawa), “Aku tidak akan melakukan apapun. Jangan cemas. Kau pikir aku ini orang seperti apa?”

Min Jae masuk ke bekas kamar Da Jung sebelum Shin young bisa menghentikannya. Shin young menghela nafas, “Aku gemetaran.”

Shin Young membuat ramen dan Min Jae mulai membuka kopernya. Shin Young masuk saat Min Jae pakai kaos dalam, dan mereka jadi malu, dan Shin young keluar.

Mereka makan ramennya dan berkata ini adalah ramen paling enak karena Shin young yang membuatnya. Shin Young minta Min Jae menulis lagu, “Wanita yang membuatkanku ramen” Min Jae benar2 membuat lirik lagu itu dan menyanyikannya untuk Shin young.

Shin Young tanya mengapa Min Jae tidak tinggal di rumah ibunya. Min Jae berkata tidak nyaman, ibunya merasa menyesal dan ia juga merasa tidak enak, dan ia masih marah dengan ibunya, jadi lebih baik agak memberi jarak.

Sang Mi mencari Bu Ki dan tanya mengenai Shin young. Bu ki berkata Shin young bilang agar ia menjamu Sang mi dengan baik setiap kali Sang Mi datang. Sang mi heran mengapa Bu Ki berkata seperti itu padahal Sang mi tidak pernah baik pada Shin young. Bu Ki berkata ia mau berteman dengan Sang mi.

Sang mi mengaku pasti berat bagi Min Jae pisah dengan Shin young. Sang Mi hanya berkata ia tidak ingin Min jae tertekan dengan pernikahan di usianya yang masih sangat muda.

Bu ki membela Shin young. “Lee Shin young adalah wanita modern, jika bisa berjalan baik, itu bagus dan jika tidak yah sayang sekali. Bahkan jika ia harus sendirian lagi pada usia 36 atau 37 th, ia akan bersama orang yang ia cintai.”

Sang Mi melunak, ia memutuskan untuk mampir ke rumah Shin young untuk minum anggur sejenak tanpa menelepon dulu. Ha ?

Shin Young dan Min Jae ada di rumah, dan berdebat film apa yang akan mereka tonton, Shin young terus mendesak Min Jae untuk melihat film pilihannya dan Min Jae mengalah.

Tiba-tiba…bel berbunyi….oh my..oh my..

Shin young panik saat melihat di layar, ternyata Bu Ki dengan…Sang Mi! Shin young refleks menutup mulut Min jae agar tidak bersuara…

sumber:

thanks buat

http://kadorama-recaps.blogspot.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: