Avrilend's Blog

FOR FUN ONLY

Ringkasan Sinopsis Hello My Lady

pada 18 Juni 2010

Episode 1

Episode pertama serial Hello! Miss dibuka dengan adegan Huang Dong Gyu mencari lokasi Hwa Ahn Dang dengan Global Positioning System (GPS) di handphone-nya. Posisi Hwa Ahn Dang tidak berhasil ditemukannya, hingga tanpa sengaja ia menabrak Lee Su Ha yang sedang bersepeda.

Dong Gyu dengan susah payah berhasil juga menemukan Hwa Ahn Dang, sebuah rumah leluhur Korea yang telah berusia 300 tahun. Kedatangannya disambut baik oleh Lee Su Ha – yang kerap dipanggil Aegishi (Nona Besar). Aegisshi menyangka Dong Gyu adalah orang bank yang datang memberi pinjaman untuk merenovasi rumah adatnya.

Ternyata kedatangan Dong Gyu adalah untuk membeli Ahn Dang. Karuan saja Dong Gyu diusir dari sana, karena sebagai generasi penerus ke-38, Lee Su Ha tetap akan mempertahankan warisannya.

Di sisi lain, Dong Gyu mempunyai adik sepupu playboy yang bernama Huang Chan Min dan gemar bersenang-senang. Di Seoul dia sedang menawari seorang wanita cantik bernama Sun Hwa Ran untuk mengikuti “Dream Body Model Contest” yang diadakan perusahaan TOP milik kakeknya. Dong Gyu dan Chan Min adalah pewaris perusahaan besar TOP.

Digambarkan Aegishi masih pusing mencari pinjaman untuk merenovasi Ahn Dang yang mempunyai luas tanah 3.000 meter persegi dan luas bangunan 1.000 meter. Dalam perjalanan ke Seoul, Lee Soo Ha bertemu dengan Wu Chin Su yang kelak menjadi sahabatnya. Di terminal bis, Nona Besar lagi-lagi berjumpa dengan Dong Gyu yang masih “ngotot” ingin membeli Ahn Dang. Karena tempat tersebut mempunyai sejarah penting dengan kakeknya yang bernama Huang Man Book. Kakek Dong Gye pernah mengabdi sebagai pelayan di Ahn Dang.

Lee Soo Ha ke Seoul untuk meminta ayah kandungnya meminjamkan uang. Dalam perjalanan ia bertemu Oh Jung Sook, yang kelak menjadi temannya. Jung Sook adalah tipe wanita yang suka “GR (gede rasa)”, merasa dirinya cantik dan terkadang menyebalkan.

Di Seoul juga Nona Besar bertemu dengan Chan Min – yang datang menjemputnya karena saudara tiri laki-laki Lee Soo Ha yang bernama Lee Su Yin tidak bisa jemput. Di rumah ayahnya, Nona Besar disambut baik oleh ibu tirinya, hal itu berbeda dengan Lee Zhu Ni saudara tiri perempuan Nona Besar.

Karena sering dikasari, dimusuhi, bahkan dibohongi oleh Zhu Ni, Nona Besar yang rencananya hanya tinggal sebentar di Seoul, bertekad untuk tinggal lebih lama. Bahkan mengatakan kepada Zhu Ni, bahwa rumah itu adalah rumah ayahnya, yang berarti adalah rumahnya juga.

Episode 2

Karena terus-terusan didesak menjual rumah Hwa Ahn Dang, Nona Besar Lee Soo Ha (Aegishi) nekat mengikuti kontes kecantikan yang diadakan oleh perusahaan TOP. Ia dibujuk temannya Wu Chin Su dan terbayang-bayang hadiah 1 miliar. Dengan uang sebesar itu, Lee Su Ha sudah pasti bisa merenovasi rumah tuanya yang sudah banyak lapuk.

Dalam kontes yang akan mencari wanita yang berwajah cantik alami, uniknya Lee Soo Ha menjawab pertanyaan juri dengan lugu dan polos. Saat ditanya apa motivasinya mengikuti kontes, ia menjawab: “Demi uang untuk menghidupi kebutuhan keluarganya”. Jawaban tersebut sontak membuat kaget para juri, namun membuat kakak beradik sepupu Huang Dong Gyu dan Huang Chan Min tersenyum geli.

Kepolosan dan ketidakpeduliannya telah memikat hati para juri. Apalagi saat dia berlenggang-lenggok di atas catwalk dengan gayanya yang cuek. Sebuah insiden terjadi, baju yang dipakainya terlepas saat di atas catwalk lepas. Padahal kecelakaan tersebut tidak terlalu fatal, bagian dada tidak terlihat, apalagi Huang Dong Gyu dengan sigap cepat menutupkan jasnya ke badan Lee Soo Ha.

Namun Lee Soo Ha tetap merasa sangat malu dan terpukul, serta langsung meninggalkan kontes. Padahal para juru telah jatuh hati kepada kecantikan alami yang dimilikinya. Dan kalau ia tidak mengundurkan diri dipastikan ia yang memenangkan kontes. Kontes akhirnya dimenangkan oleh Sun Hwa Ran, yang dari awal kontes sudah menunjukkan sifat arogan.

Lee Soo Ha hanya berkurung diri di kamar dan Dong Gyu resah memikirkannya. Dong Gyu menelpon ke Ahn Dang, nenek Lee Soo Ha yang bernama Lee Hok memberi tahu cucunya terus berkurung diri.

Dong Gyu berinisiatif ke Ahn Dang dan sekaligus memperbaiki rumah tua tersebut, terutama memperbaiki gentengnya. Nona Besar tersinggung dan akhirnya ditenangkan oleh nenek Lee Hok.

Episode 3

Saat Lee Soo Ha berada di stasiun dan hendak pulang ke Ahn Dang, ia iseng menelpon sahabatnya Wu Chin Su. Chin Su sedang berada di pusat kebugaran TOP untuk mengikuti program pelangsingan perusahaan tersebut. Karena terlalu memaksakan diri Chin Su jatuh pingsan saat menerima telpon dan Lee Soo Ha langsung membatalkan perjalanannya dan berbalik arah ke rumah sakit.

Di sana ia bertemu dengan ibu Huang Chan Min, yang juga salah seorang direktur utama di perusahaan TOP. Ibu Chan Min dengan semena-mena menuduh Lee Soo Ha berkomplot dengan Chin Su untuk menjatuhkan nama perusahaan dengan pura-pura pingsang. Ibu Chan Min memberikan segepok uang.

Lee Soo Ha marah besar dan menjatuhkan uang tersebut. Saat ia memungut uang itu, Dong Gyu datang dan langsung menyeret si Nona Besar ke luar. Ia membentak Lee Soo Ha dengan kata-kata kasar dan lagi-lagi menawarkan sejumlah uang. Kali ini Lee Soo Ha tidak bisa kompromi lagi. Ia merebut uang tersebut dan melemparnya. Ia mengatakan “ Keluarga Huang sama saja, tidak bisa menghargai uang dan hanya menghargai orang dengan uang. Padahal nyawa jauh lebih penting.”

Dong Gyu menyesal — dan seperti kebanyakan filem-filem Korea —ia mengungkapkan penyesalannya dengan mabuk-mabukan. Setelah minum-minum ia menemui Lee Soo Ha dan berlutut ,“Aku sudah jatuh cinta kepadamu. Apakah kau tak paham?” Lee Soo Ha hanya menanggapi dingin,” Apakah kau bercanda?”. Dijawab Dong Gyu,”Aku juga tidak tahu kenapa begini. Aku tidak bercanda.”

Sebagai kompensasi dan penyesalan perusahaan TOP atas penghinaannya, Lee Soo Ha dan Chin Su diterima kerja tanpa tes di perusahaan TOP. Hal itu berbeda dengan saudara tiri perempuan Lee Soo Ha yang bernama Lee Zhu Ni yang masuk dengan susah payah. Karena wajahnya yang cantik alami, Lee Soo Ha langsung ditawai menjadi model perusahaan tersebut. Dengan tegas ia menolak, bahkan ia lebih rela kalau ditugasi menjadi pesuruh di ruang pemotretan.

Selama kerja di Seoul, Lee Soo Ha menumpang tinggal di rumah Chin Su. Suatu hari Chin Su yang mempunyai banyak utang kepada rentenir untuk membeli barang-barang di rumahnya didatangi debt collector. Chin Su dipukuli dan Lee Soo Ha membelanya dan menelpon Dong Gyu. Asisten Dong Gyu datang membantu.

Episode 4

Lagi senang-senangnya bekerja, kembali Lee Soo Ha mendapat masalah. Seorang cewek – yang mengaku masih kekasih Chan Min – datang ke kantor dan menjambaknya. Cewek itu menuduh Lee Soo Ha merebut pacarnya. Mati-matian Lee Soo Ha membela diri dan mengatakan terjadi kesalahpahaman. Kejadian itu terlihat oleh Dong Gyu. Dong Gyu menyeret Lee Soo Ha ke ruangan lain dan menanyakan kebenaran berita tersebut.

Dong Gyu juga mengajak Lee Soo Ha ke ruangan kakeknya Huang Man Book, yang saat itu tengah berkumpul seluruh keluarga – ada Chan Min, ibu Chan Min, dan bibinya yang belum menikah, namanya Huang Yu IL. Dong Gyu langsung memperkenalkan Lee Soo Ha sebagai pacarnya, supaya isu penyerangan oleh pacar Chan Min segera berakhir.Tentu saja Lee Soo Ha membantahnya saat bertiga dengan Dong Gyu dan kakeknya.

Waktu tinggal berdua saja dengan kakeknya, Dong Gyu memberitahu kakeknya bahwa Lee Soo Ha adalah cucu penerus Hwa Ahn Dang. Kakek Huang Man Book langsung merestui untuk mengejar Lee Soo Ha dan menjadikannya pacar. Karena kakek mempunyai sejarah yang kuat dengan Hwa Ahn Dang.

Cerita bergulir pada pemotretan model perusahaan TOP di mana pengambilan gambarnya berlokasi di Hwa Ahn Dang. Di sini masalah juga muncul. Kondisi Hwa Ahn Dang yang sudah lapuk, membuat model Hua Tan jatuh setelah dikejar-kejar seorang bibi yang kurang waras. Bibi yang ditampung tinggal di keluarga Ahn Dang yakin model tersebut adalah anaknya yang bernama Khot Bun yang pergi meninggalkannya waktu kecil.

Secara serempak semua orang menunjuk Lee Soo Ha menggantikan Hua Tan. Semua orang yang berada di lokasi pemotretan dibuat terkesima oleh kecantikan Lee Soo Ha. Keanggunan dan kecantikannya menyatu dalam pakaian tradisional Korea yang dikenakannya.

Episode 5

Lee Soo Ha yang hendak masuk ke rumah ayahnya diculik oleh para tetua Hwa Ahn Dang. Nona Besar disuruh kembali memimpin Ahn Dang dan dilarang berkeliaran di Seoul dan bekerja untuk orang lain. Hwa Ran kembali tenang bekerja menjadi model sejak Lee Su Ha dikurung di Ahn Dang.

Lee Soo Ha masih memutar otak untuk membayar hutangnya kepada perusahaan TOP, karena berhenti sepihak. Ia membawa makanan ke kantor untuk dicoba ibu Chang Min. Surat pengunduran dirinya ditolak, Lee Su Ha malahan ditawarai menjadi sekretaris Chan Min yang playboy.

Cerita terus bergulir saat Hwa Ran meminta pertanggungjawaban Lee Soo Ha atas insiden pemotretan yang terjadi di Ahn Dang. Dari cara berbicaranya, Hwa Ran mengingatkan Lee Soo Ha kepada seorang anak di masa kecilnya.(Kelak diketahui anak tersebut adalah anak yang ditampung bersama ibunya yang kurang waras di Ahn Dang atas kebaikan keluarga Lee Soo Ha.

Episode 6

Lee Soo Ha diwajibkan kerja di hari libur yang dihitung sebagai lembur. Dalam lemburnya Lee Soo Ha harus menemani pertemuan bisnis yang dihadiri oleh pasangan bersama Huang Dong Gyu.

Ternyata pertemuan yang dijadwalkan di sebuah pulau yang bernama Shin Yi Do tersebut hanyalah akal-akalan kakek Dong Gyu, supaya cucunya bisa lebih akrab dengan Lee Soo Ha – yang notabene pewaris Hwa Ahn Dang. (Menariknya rumah yang dijadikan tempat pertemuan tersebut adalah rumah serial Full House, di mana Rain dan Song Hae Gyo bermain ciamik dalam serial tersebut).

Kakek yang bernama Huang Man Book ini terkenang kembali masa mudanya saat menjadi pelayan di Ahn Dang. Saat dia jatuh cinta kepada anak majikannya – yang saat ini telah menjelma menjadi nenek Lee Soo Ha. Dan yang paling tragis aadalah kenangan saat dia mencuri sapi milik Ahn Dang dan melarikan diri di malam buta.

Kakek mengatur sedemikian rupa kencan Lee Soo Ha dan Dong Gyu, sehingga tidak ada lagi kapal yang akan membawa mereka kembali ke Seoul. Mereka terpaksa menginap di sana. Bahkan kakek menyewa seseorang untuk menyukseskan kencan Lee Soo Ha dengan Dong Gyu. Lee Soo Ha mabuk, bahkan sempat berlaku agresif, untunglah Dong Gyu bisa menahan diri.

Secara tidak sengaja Chang Min mengetahui skenario kakeknya yang menjebak Dong Gyu dan Lee Soo Ha. Harusnya pertemuan diadakan di pulau Yoido, bukan Shin Yi Do. Chang Min protes dan minta dilibatkan dalam pertarungan untuk mendapatkan Ahn Dang. Dalam hatinya kakek berkata, “ Bagaimana seorang pemula (Dong Gyu) dan seorang ahli (si playboy Chang Min) bermain dengan adil?”

Chang Min mengajak kakek Man Book berkunjung ke Ahn dang. Namun celaka, insiden terjadi : kakek Nona Besar yang kurang waras ternyata masih mengenali si pencuri sapi alias kakek Man Book. Kakek Nona Besar membacoknya, tetapi untunglah Dong Gyu menyelematkan kakeknya dan bahkan merelakan tangannya yang terluka.

Lee Soo Ha yang semula berprasangka buruk terhadap Dong Gyu di pulau dan merasa Dong Gyu memanfaatkannya, menjadi malu sendiri. Soalnya secara tidak sengaja ia teringat bahwa dialah yang agresif, Lee Soo Ha malu sendiri dan menyimpannya rapat-rapat.

Pasca penghinaan yang diterima kakek Man Book di Ahn Dang, kakek jatuh sakit. Ia membuat pengumuman : siapa saja di antara kedua cucunya yang berhasil mendapatkan Ahn dang, akan menjadi pewaris perusahaan TOP.

Episode 7

tahta Ahn Dang akan diberikan kepada adik tiri Lee Soo Ha yang bernama Lee Su Yin oleh para tetua. Hal itu terjadi karena Nona Besar tidak berada tetap di Ahn Dang dan tetap bekerja di perusahaan TOP di Seoul.

Kisah lain, Chang Min meminta sekretarisnya  Lee Soo Ha ikut bersamanya ke pacuan kuda untuk menjamu klien dari Jepang. Tuan Tayashi, salah satu kliennya, sangat senang dengan kerja Lee Soo Ha dan memberikannya tips dalam jumlah yang besar, yaitu 5 juta yen. Tapi Lee Soo Ha bukanlah tipe gadis serakah, ia teringat ajaran kakeknya: uang yang didapat dengan mudah harus disumbangkan. Ia memberikan uang tersebut untuk amal tanpa menyebutkan idenditas dirinya sebagai penyumbang dan menjadi bertita di TV. Padahal uang itu bisa digunakannya untuk merenovasi Ahn Dang.

Dong Gyu bersama asistennya Tuan Jang ke Ahn dang untuk mengambil hati kakek Lee Soo Ha. Sementara Chang Min mencarter kapal untuk merayakan keberhasilan  Lee Soo Ha menjamu klien Jepang perusahaan TOP. Di kapal Chang Min memesan stik yang enak untukLee Soo Ha.

Dong Gyu membelikan keluarga Lee Soo Ha beraneka barang. Kakek Lee Soo Ha diberikan kursi listrik yang bisa memijit sendiri, untuk nenek dan bibinya dibelikan satu set TV yang lengkap dengan karaoke.

Sesampai di rumah, Lee Soo Ha  marah-marah dan menyruh Dong Gyu membawa kembali barang-barang pemberiannya. Gara-gara terlalu marah, kaki Dong Gyu dan asistennya terluka.

Nenek Lee Soo Ha menawarkan Dong Gyu makan dulu, setelah lukanya diobati. Dong Gyu menawarkan diri menguber ayam yang akan mereka masak. Tak sengaja ia memecahkan gentong minyak sapi asli yang sangat berkhasiat milik keluarga  Lee Soo Ha  yang sudah berusia 80 tahun. Lee Soo Ha sangat bersedih atas kejadian tersebut. Terbayang minyak sapi tersebut juga kesukaan almarhum ibu kandung Lee Soo Ha.

Kecelakaan lagi-lagi terjadi, saat Dong Gyu tak sengaja membuka tutup ayam jantan yang tengah direbus. Mukanya langsung alergi dan bertotol-totol merah. Alergi tersebut menjalar ke seluruh badan. Dong Gyu demam, saat tidur dia mengingau memanggil almarhum ibunya – yang membuat Lee Soo Ha jatuh simpati.

Dalam perjalanan pulang ke Seoul, Lee Soo Ha bercerita kepada Dong Gyu bahwa almarhum ibunya tertipu menikah dengan pria yang diam-diam juga mempunyai istri lain. Ibunya selalu setia menunggu kedatangan ayahnya ke Ahn Dang yang sangat jarang, hingga akhir hayatnya.

Di rumah ayahnya, Lee Soo Ha memasakkan makanan kesukaan ayahnya yang dulu sering dimasakkan oleh ibunya. Ayahnya makan dengan lahap sambil menangis, teringat dengan almarhum istrinya. Kebahagiaan itu tak berlangsung lama, soalnya ibu tiri Lee Soo Ha membuang masakan tersebut ke tempat sampah.

Episode 8

Lee Soo Ha yang sangat bersedih karena masakannya dibuang oleh ibu tirinya pergi dari rumah. Adik tirinya yang laki-laki Lee Su Yin pergi menyusul. Untuk menghibur Lee Soo Ha ia mengajak Su Ha dengan temannya Wu Chin Su ke sauna untuk rileks. Persaudaraan mereka semakin akrab.

Dalam episode ini diceritakan Hwa Ran diam-diam bekerja sama dengan ibu Chang Min untuk mendapatkan Ahn Dang. Kerjasama tersebut juga dibantu oleh asisten ibu Chang Min yang penjilat bernama Manajer Kwak.

Juga diceritakan dua saudara sepupu keluarga Huang berkelahi, karena ingin menghibur Lee Soo Ha dan mendapatkn simpatinya. Kakek mendamaikan keduanya dengan mengatur pertemuan antara kedua sepupu tersebut dengan Lee Soo Ha.  Ketiganya diundang makan siang di sebuah hotel mewah, tapi kakek sendiri sengaja tidak datang.

Kakek Man Book dengan kenangan masa lalunya di Ahn Dang kembali muncul. Kakek merindukan suasana di Ahn Dang, saat dia bekerja nenek Lee Hak (nenek Lee Soo Ha) memasakkan makanan kesukaannya. Pada saat sentimental tersebut, kake Man Book berkunjung ke desa yang berada di sekitar Ahn Dang. Dia membelikan banyak barang-barang untuk masyarakat di sana, di antaranya peralatan elektronik.

Tak lama kemudian, cucu-cucu kakek Man Book nyusul ke Ahn Dang. Tetapi mereka tidak menjumpai kakek mereka. Di kediaman Lee Soo Ha itu, Dong Gyu dan Chang Min disuruh bekerja, termasuk menyiram tanaman dengan pupuk kandang yang bau. Sementara Lee Soo Ha dengan keluarganya bersiap-siap ke alun-alun desa untuk mengikuti lomba karaoke.Dong Gyu dan Chang Min akhirnya bisa menyelesaikan pekerjaan mereka dan menyusul ke alun-alun desa. Di sana Dong Gyu diminta menggantikan bibi Lee Soo Ha yang suaranya serak karena terlalu banyak latihan.

Lagi-lagi kakek dipermalukan oleh para tetua Ahn Dang saat diminta berpidato, karena telah banyak menyumbang. Kakek tidak terima, ia mabuk-mabukan dan memaksa masuk ke Ahn Dang.

Episode 9

Dengan alasan kemanusiaan, kakek diizinkan nginap di Ahn Dang karena tak sadarkan diri akibat mabuk-mabukan. Cucu-cucunya pun nginap di sana. Kakek tidur di kamar yang memang diimpi-impikannya sejak lama, sejak dia masih menjadi pembantu di sana. Kamar paling besardi Ahn Dang dan hanya ditempati oleh kepala keluarga Ahn Dang. Ternyata di kamar tersebut, kakek tidak bisa tidur nyenyak, bayangan masa lalu kembali teringat. Ia pun menghilang di kegelapan, sekedar bernostalgia menyusuri kenangan di sekitar Ahn Dang. Paginya kakek disuguhi minuman dan makanan  yang dulu hanya boleh dinikmati oleh tetua Ahn Dang.

Cerita bergulir pada rencana model Hwa Ran, yang memasang perangkap cinta kepada saudara laki-laki Lee Soo Ha. Secara tak sengaja ia menguping pembicaraan tentang keinginan para tetua Ahn Dang untuk menggantikan Lee Soo Ha dengan Lee Su Yin sebagai generasi penerus.

Ide bermain kartu yang digagas Wu Chin Su – teman Lee Soo Ha yang menumpang tinggal di rumah ayah Soo Ha – membuahkan kegembiraan. Kebekuan dan kekakuan yang sebelumnya mewarnai keluarga tersebut menjadi cair.

Untuk memantapkan ide keluarga Huang membeli Ahn Dang, Chang Min mengajak sekretarisnya Lee Soo Ha ke sebuah dinasti kuno. Sebuah rumah adat kuno yang hampir mirip dengan Ahn Dang ditunjukkan kepada Lee Soo Ha. Rumah tersebut telah dikomersilkan dan menjadi tempat tujuan wisata. Banyak penghasilan yang diperoleh di sana. Lee Soo Ha tertarik dan mengangan-angankan Ahn Dang seperti itu dan mendapat uang untuk merenovasi Ahn dang.

Namun angan-angannya buyar manakala sekelompok pengunjung bersikeras memasuki kamar pemujaan nenek moyang dan bertingkah kurang ajar. Lee Soo Ha membela pemilik rumah mati-matian. Karena bagaimanapun dalam adat Korea, menghormati arwah leluhur adalah segala-galanya.

Karena rasa terima kasih pemilik rumah kuno menjamu Lee Soo Ha dan Chang Min dengan arak leluhur mereka yang berumur puluhan tahun. Lee Soo Ha menolak, tetapi luluh juga begitu tahu arak tersebut buatan leluhur. Bisa ditebak Lee So Ha mabuk. Chang Min segera memanfaatkan kesempatan dengan menyewa sebuah kamar di hotel yang tidak jauh dari rumah kuno tersebut.

Episode 10

Dong Gyu mendapat firasat tidak enak saat tahu Chang Min pergi berduaan dengan Lee Soo Ha. Ia menyusul mereka, nalurinya menuntun ke hotel tempat Chang Min membawa Le Su Ha.

Di kamar Chang Min mulai beraksi dengan membelai-belai Lee Soo Ha yang tidak sadarkan diri. Lee Soo Ha mulai mengingau dan melihat bayangan samar Chang Min sebagai Dong Gyu dan mulai memanggil-manggil Dong Gyu. Chang Min marah dan melampiaskannya dengan menciumi Lee Soo Ha. Beruntunglah pintu kamar diketuk Dong Gyu.

Di depan pintu, Dong Gyu langsung memukul Chang Min yang memanfaatkan kelemahan Lee Soo Ha.  Chang Min tidak terima dan balik menanyakan motivasi Dong Gyu sewaktu mendekati Lee Soo Ha yang tak lain adalah mendapatkan Ahn Dang sesuai dengan perintah kakek.

Lee Soo Ha yang terbangun dari tidurnya tak sengaja nguping pembicaraan kedua sepupu tersebut. Hatinya hancur, karena diam-diam dia telah menyimpan perasaan pada Dong Gyu. Sebaliknya Dong Gyu pun demikian, seiring perjalanan waktu dia pun menaruh hati pada Lee Soo Ha, tetapi Lee Soo Ha tidak tahu dengan kenyataan tersebut.

Lee Soo Ha meninggalkan hotel diam-diam. Chang Min yang masuk ke kamar tidak menemukannya lagi. Chang Min pun pulang. Saat ditanya Dong Gyu, Chang Min mengatakan Lee Soo Ha masih tertidur di kamar. Semalaman Dong Gyu menemani Lee Soo Ha, dia hanya duduk di depan pintu ke luar. Hingga paginya petugas kebersihan hoyel membangunkan Dong Gyu yang ketiduran. Dari petugas hotellah dia tahu, ternyata Lee Soo Ha sudah pergi dari kemarin. Chang Min sukses “mengerjai” kakak sepupunya.

Dengan hati yang masih dibaluti kekecewaan, Lee Soo Ha minta berhenti dari TOP. Sementara di halaman parkir para tetua dan keluarga besar Ahn Dang mendemo perusahaan TOP, karena rencana mereka yang ingin membebaskan kawasan tersebut dan menjadikannya taman unutk obyek wisata.

Kakek Man Book tentu saja tidak tahu menahu dengan dengan proposal tersebut. Selama ini yang diinginkannya hanya memiliki Ahn Dang, bukan seluruh kawasan yang berada di sekitar Ahn Dang. Padahal skenario itu disusun oleh model Hwa Ran bekerja sama dengan ibu Chang Min, Manajer Kwak dan akhirnya melibatkan Chang Min sendiri. Hwa Ran yang diam-diam sering berkunjung ke desa di sekitar Ahn Dang memberikan penawaran 3 kali lipat dari harga pasar untuk membeli tanah para penduduk – tapi dengan syarat para penduduk harus bisa membujuk Lee Soo Ha dan keluarganya untuk menjual Ahn Dang.

Chang Min pun pura-pura berlaku tidak tahu. Lagi-lagi dia mengambil kesempatan mendekati Lee Soo Ha.

Episode 11

Bantal yang di dalam sarungnya ada surat-surat kepemilikan Ahn Dang dibawa lari oleh ibu model Hwa Ran. Lee Soo Ha panik mencarinya ke sana ke mari. Ibu Hwa Ran membawa bantal tersebut untuk diserahkan kepada anaknya Hwa Ran. Di jalan desa ia bertemu dengan Hwa Ran yang tengah bernegoisasi soal tanah dengan salah satu penduduk desa. Hwa Ran sempat memarahi ibunya, bahkan mendorongnya menyuruhnya pergi.

Ibu Hwa Ran sedih dan terus mengejar-ngejar anaknya, hendaknya menyerahkan dokumen kepemilikan Ahn Dang. Sebab sebelumnya Hwa Ran pernah mengatakan hidupnya akan tenang, jika Ahn Dang telah di tangannya. Tetapi Hwa Ran tidak bisa menebak apa yang dikomunikasikan ibunya.

Ibu Hwa Ran melihat mobil yang diparkir di halaman Ahn Dang, ia pun masuk diam-diam ke mobil tersebut. Mobil milik Dong Gyu itu pun dikebut bersama Lee Soo Ha di dalamnya, karena Dong Gyu sempat melihat saat ibu Hwa Ran bersama sang model tengah bersitegang di pinggir jalan.

Sesampai di Seoul, Lee Soo Ha menemukan ibu Hwa Ran, namun semua dokumen kepemilikan rumah raib entah ke mana. Lee Soo Ha hanya bisa panik dan menuduh Hwa Ran menyembunyikannya.

Di ruang yang lain dalam prusahaan TOP, Dong Gyu diikat oleh kakeknya ke tangannya. Kalau Dong Gyu bergerak untuk melepas ikatan, kakek akan segera tahu. Saat kakek Man BOOK tertidur, Dong Gyu diam-diam melepaskan ikatannya.

Lee Soo Ha mengajak ibu Hwa Ran kembali ke Ahn Dang. Saat menerima telepon dari Huang Sien Min, ibu Hwa Ran berlari mengejar mobil yang dikiranya adalah mobil anaknya. Kecelakaan tak dapat dielakkan lagi.

Surat tanah ditemukan Sien Min tergeletak dalam raung kantornya. Surat –tu terjatuh saat ibu Hwa Ran memaksa anaknya menerima bantal yang selalu dipegangnya. Sien Min pun menjelankan taktiknya. Ia mau menyerahkan surat-surat itu kepada Lee Soo Ha asal Nona Besar itu mau bersenang-senang dengannya. Lee Soo Ha diajak ke diskotik. Dong Gyu yang selalu kuatir dan berhasil melepaskan ikatan langsung menelpon Lee Soo Ha. Namun semua sms dan telponnya dihapus oleh Sien Min, saat Lee Soo Ha ke kamar mandi.

Diceritakan juga desakan warga kepada pemilik Ahn Dang untuk segera melepas Ahn Dang. Karena nasib mereka bergantung di situ. Bahkan beberapa warga telah mempunyai rencana, jika rumah dan tanah mereka terjual. Ada yang ingin menyekolahkan anaknya ke luar negeri, ada yang mau berdagang dan merubah nasib.

Episode 12

Warga demo dan memblokir jalanmasuk dan ke luar Ahn Dang. Tuntutan mereka jelas, pemilik Ahn Dang segera menjual rumah pusaka tersebut. Tak ada satu pun keluarga Ahn Dang yang bisa ke luar. Bahkan Nona Besar sakit karena memikirkan persoalan tersebut, terpaksa merintih kesakitan tanpa bisa ke dokter.

Nenek menelepon Dong Gyu memberitahu kalau Lee Soo Ha sakit. Dong Gyu juga tidak bisa membujuk warga untuk masuk ke dalam Ahn Dang. Pewaris nomor 1 perusahaan TOP tersebut hanya bisa melempas dus yang berisi obat-obatan ke pekarangan belakang.

Dong Gyu ditawan penduduk desa, dari sanalah ia tahu dalang di balik penjualan tanah warga dan proyek pembuatan taman di situ. Warga yang tahu Dong Gyu adalah pewaris perusahaan TOP memberitahu tentang keterlibatan model Hwa Ran.

Dong Gyu mencari akal dengan menelpon asistennya Jang. Ia menyuruh Asisten Jang membawa uang. Uang tersebut digunakannya sebagai tanda terima sementara (uang panjar) untuk pembelian tanah warga. Warga disuruh mengumpulkan semua dokumen kepelikan tanah. Hal itu dilakukan supaya warga tidak mengepung Ahn Dang lagi dan sertifikat tanah warga tidak jatuh ke tangan Hwa Ran. Dengan demikian Hwa Ran tidak dan komplotannya tidak bisa membeli tanah warga.

Hwa Ran menelepon ke penduduk desa. Dari sana ia tahu Dong Gyu telah bertindak. Sien Min mengambil kesempatan dengan pergi ke Ahn Dang dan lagilagi memfitmah Dong Gyu. Ia katakan kepada Nona Besar bahwa Dong Gyu telah membeli tanah warga yang tentu saja kedudukan Ahn Dang ikut terancam.

Nona Besar pergi ke tempat karaoke – tempat warga menjamu Dong Gyu – dan memarahinya. Dong Gyu yang mabuk karena minum arak, nekat memanjat tembok Ahn Dang hendak menjelaskan keadaan yang sebenarnya. Nona Besar kaget saat tahu Dong Gyu ada di sana, apalagi para tetua hendak bertamu. Dong Gyu disembunyikan di ruang rapat.

Celakanya, para tetua juga mengadakan rapat di sana. Dong Gyu ketahuan bersembunyi di sana. Nona Besar dimarahi habis-habisan dan disuruh keluar dari keluarga Ahn Dang. Surat tanah diserahkan kepada tetua, supaya aman.

Para tetua pergi menemui kakek memberitahukan sikap Dong Gyu yang keterlaluan bersembunyi di kamar kerja. Kakek dengan santai menanggapi, bahkan menawarkan uang sebanyak 50 miliar. Jumlah tersebut membuat kesepakatan tetua terpecah. Sebagian setuju untuk menjual, karena Ahn Dang butuh dana besar untuk merenovasinya, sementara yang lain kukuh mempertahankan sejarah mereka.

Episode 13

Chan min memanfaatkan kesempatan dengan mengajal Lee Soo Ha menikah, supaya persoalan 50 miliar tertalangi. Selain itu, Chan Min sangat tahu kakek ingin mempunyai menantu dari keluarga Ahn Dang dan tidur di kamar utama bangunan tersebut. Namun Lee Soo Ha mengaku tidak mencintai Chan min.

Dong Gyu diusir dari perusahaan, karena gagal menjalankan misinya mendapatkan Ahn Dang. Lagian dia difitnah tentang rencana pembangunan taman di sekitar Ahn Dang. Sebaliknya, Dong Gyu mulai menyelidiki Hwa Ran. Hwa Ran selalu berkelit, jika perbuatan jahatnya diketahui Dong Gyu.

Di tempat terpisah, Lee Soo Ha menguping pembicaraan para tetua tentang rencana penjualan Ahn Dang. Lee Soo Ha waktu agak mabuk menelepon Dong Gyu di saat larut malam, diminta melindungi Ahn Dang. Kalau dia tidak bisa, Lee Soo Ha terpaksa menerima lamaran Chan Min.

Dalam episode ini penonton serial Hello! Miss ini juga disuguhi adegan ayah Lee Soo ha yang berkunjung ke makam istrinya (ibu Lee Soo Ha). Lee Soo Ha sedih, sekaligus senang karena hal tersebut tidak pernah dilakukan ayahnya sebelumnya.

Berbagai cara diusahan supaya Ahn Dang tidak dijual. Salah satunya adalah membuat pangsit khas Ahn Dang kesukaan kakek. Ternyata kakek sangat menyukainya meski dia tidak tahu siapa kokinya dan minta dibuatkan lagi.

Keberadaan Ahn Dang mulai diperlihatkan di televisi. Upacara penyembahan pada para leluhur menjadi acara menarik.

Episode 14

Dalam suasana upacara adat yang direkam televisi, Hwa Ran bertemu ibunya diam-diam. Hwa Ran memarahi ibunya yang selalu saja mengikuti langkahnya dan menjadi pengganjalnya. Pada pertemuan – yang juga disaksikan diam-diam oleh Dong Gyu dan Lee Su Yin itu – untuk pertama kalinya Hwa Ran memanggil ibu. Dong Gyu dan Lee Su Yin kaget melihat kenyataan tersebut, namun mereka lebih memilih diam dan bersembunyi di kejauhan tidak mencampuri.

Wacana yang menginginkan Lee Soo Ha lengser sebagai pewaris tidak tejadi. Adik tirinya Lee Su Yin yang sebelumnya telah dibujuk para tetua dan menyetujui menggantikan Lee Soo Ha tidak jadi diangkat. Lee Su Yin tentu saja sedih – meski sebelumnya dia bersikeras tidak mau.

Ia pulang duluan ke Seoul ditemani Hwa Ran. Di Mobil Lee Su Yin menumpahkan cerita tentang kenangannya di masa lalu bersama seorang gadis cilik yang bernama Khot Bun. Ia sengaja bercerita sembari memancing reaksi dari Hwa Ran – yang sebenarnya adalah Khot Bun yang melarikan diri lepas dari kemiskinan dan ketidakwarasan ibunya.

Lee Soo Ha sangat berterima kasih kepada Chan Min yang telah menggagas acara televisi di Ahn Dang. Karena wawancara reporter TV yang sudah diarahkan untuk melestarikan budaya leluhur, Ahn Dang batal dijual. Bahkan banyak donatur yang merasa bertanggung jawab dengan kelestarian budaya Korea ikut menyumbang, seperti donatur Lee Cung He yang menyumbang 1 miliar, departemen kebudayaan Korea, dan sebagainya.

Ibu tiri Lee Soo Ha marah-marah, karena anak lelakinya tidak jadi sebagai pewaris Ahn Dang (menjadi cucu keluarga Man Cung). Namun Lee Su Yin menanggapinya bijak, demikian pula dengan ayahnya.

Selama acara tv berlangsung, Dong Gyu disembunyikan oleh bibi Lee Soo Ha di dalam gudang. Karena lapar, ia mengendap-ngendap ke dapur, namun malang karena kaget dengan kehadiran Lee Soo Ha kakinya tersiram air panas. Lee Soo Ha yang masih kesal kepadanya, karena Dong Gyu telah membeli tanah di sekitar Ahn Dang berlaku cuek. Untunglah keluarga yang lain masih peduli padanya.

Meski disuruh pergi Dong Gyu masih bertahan di Ahn Dang. Karena ia tidak mempunyai tempat tinggal lagi setelah diusir kakeknya. Uang juga tidak punya, creditcard pun tidak. Untunglah kebekuan mencair karena kedatangan para turis ke Ahn Dang setelah muncul di televisi. Dong Gyu yang jago bahasa Inggris meladeni para turis berkeliling. Dong Gyu juga pamer pada Nona Besar kalau dia juga bisa bahasa Jepang dan Mandarin. Dong Gyu diizinkan tinggal di Ahn Dang asal dia mau bekerja membantu semua pekerjaan di Ahn Dang. Di waktu senggang, Dong Gyu mendengar kembali rekaman pesan dari Lee Soo Ha yang memintanya untuk menikahi Nona besar itu.

Chan Min bertemu Lee Su Yin yang tengah membeli cincin untuk Hwa ran. Chan Min menyuruh Su Yin mempertimbangkan lagi niatnya untuk menikahi Hwa Ran. Karena dia menilai Hwa Ran bukanlah perempuan baik. Chan Min sekaligus minta restu Su Yin untuk bersama Lee Soo Ha, karena dia juga telah membeli cincin untuk Lee Soo Ha.

Meski terharu, Hwa Ran menolak lamaran Lee Su Yin dan mengatakan dirinya bukanlah orang baik seperti yang dikira selama ini. Belum saatnya dia menerima cincin pemberian Su Yin. Di lain kesempatan, sekretaris Chang menguping pembicaraan antara Hwa Ran dan Chan Min. Sekretaris Chang mendengarkan konspirasi mereka tentang merebut dan Ahn Dang dan rencana licik mereka membeli seluruh tanah di sekitar rumah pusaka tersebut. Chan Min juga mengungkapkan kebenciannya terhadap sepupunya Dong Gyu. Masing-masing saling janji tidak membocorkan rencana tersebut, karena masing-masing pohak memegang kejelekan dan tahu kejahatan masing-masing.

Sekretaris Chang melporkan konspirasi tersebut kepada Dong Gyu. Ia juga melaporkan bahwa ibu Chan Min juga terlibat sebagai otaknya dan yang memerintahkan Hwa Ran bertindak. Kakek baru tahu rencana pembuatan taman bermain di sekitar Ahn Dang dan melihat liputan TV tentang Ahn Dang. Kakek kesal dan jatuh pingsan, serta terpaksa dirawat di rumah sakit. Bibi Dong Gyu yang masih lajang dan selalu baik pada Dong Gyu melapor kepada kakek tentang kebaikan cucu tuanya itu. Kakek menyuruh Dong Gyu memimpin perusahaan TOP dan menjauhi Lee Soo Ha. Karena sangat sayang dan kuatir terhadap kesehatan kakeknya, Dong Gyu menyanggupi. Tengah malam ia menelepon Lee Soo Ha dan berharap Lee Soo Ha bisa hidup bahagia. Meski Dong Gyu tidak bisa mendampinginya lagi, Lee Soo Ha harus hidup bahagia.

Episode 15

Kata-kata Dong Gyu terngiang-ngiang terus. Ia yang semula kesal dengan Dong Gyu dan mengira Dong Gyu tidak melakukan apa-apa untuk Ahn Dang, menjadi gelisah. Diputuskannya untuk memperbaiki handphone Dong Gyu yang jatuh ke dalam air saat bekerja di rumahnya.

Di kantor, ibu Chan Min semakin bersikap pongah. Ia memimpin rapat selama kakek dirawat. Banyak perubahan yang dilakukannya, di antaranya hendak membubarkan perusahaan pangsit yang selama ini banyak menggerogoti keuangan perusahaan karena terus merugi. Dong Gyu mencoba mempertahankan – karena selama ini kakek sangat mempertahankan perusahaan tersebut dan ingin membuat pangsit dengan cita rasa yang sama dengan Ahn Dang. Ibu Chan Min mengatakan Dong Gyu sudah kehilangan hak bicara, karena dulu telah diusir dan dipecat kakek dari manajer keuangan.

Telepon genggam Dong Gyu berhasil diperbaiki. Lee Soo Ha membaca semua sms untuknya. Hatinya bertambah rindu ingin bersua Dong Gyu. Lee Soo Ha pergi ke Seoul berjumpa Dong Gyu. Namun sikap Dong Gyu dingin, membuatnya tambah penasaran.

Nona Besar hendak menemui asisten Chang, namun dicegat Chan Min yang mengajaknya makan. Sementara itu Dong Gyu tidak pernahmau mengangkat telepon dari Lee Soo Ha sekalipun. Lee Soo Ha sedih dan minum-minum.

Saudara laki-laki Lee Soo Ha : Lee Su Yin meminta Chan Min jangan menjadi penghalang cinta antara Lee Soo Ha dan Dong Gyu, karena dalam igauannya Lee Soo Ha selalu menyebut nama Dong Gyu.Yang menggembirakan adik perempuan tiri Lee Soo Ha yang bernama Lee Zhu Ni sudah bersikap baik terhadapnya.

Sejak mengelola perusahaan pangsit milik TOP, Dong Gyu selalu mencoba membuat pangsit seperti yang diajarkan Lee Soo Ha. Tapi hasilnya tetap saja berbeda dengan buatan Ahn Dang. Akhirnya asisten Chang berinisiatif datang ke Ahn Dang untuk menuting proses pembuatan pangsit yang dibuat oleh nenek dan bibi Lee Soo Ha.

Karena terus diacuhkan, Lee Soo Ha pulang ke Ahn Dang. Di sana ia bertemu dengan asisten Chang yang tengah syuting. Dari asisten Chang-lah ia tahu kenapa Dong Gyu bersikap seperti itu. Tak lain karena kondisi kakeknya yang membuatnya kuatir. Asisten Chang juga mencertitakan semua usaha Dong Gyu selama ini demi Ahn Dang. Seperti dikunci, diusir dan terakhir terpaksa mengeluarkan uang banyak untuk menahan semua surat tanah penduduk, supaya tidak dibeli oleh ibu Chan Min. Mendengar semua cerita itu, Lee Soo Ha langsung minta diantar kembali ke Seoul.

Kakek telah siuman, namun tidak mau ketemu dengan Dong Gyu, karena cucunya itu tidak mau mendengar permintaannya memimpin TOP, malahan mengurusi pabrik makanan. Dong Gyu harus membuktikan kepada kakeknya bahwa keputusannya itu tepat.

Di tengah kegalauannya, Dong Gyu langsung pulang ke rumah tidak ke pabrik lagi, padahal sebelumnya ia janji ke sana dengan asistennya. Sedangkan Lee Soo Ha telah menunggunya lama di sana.

Pulang dari luar kota, Su Yin membuat pesta kejutan untuk Hwa Ran. Ia menyanyikan sebuah lagu romantis untuk Hwa Ran. (Lee Su Yin yang mempunyai nama asli Ryan memang seorang penyanyi kelompok Paran). Dalam kartu ucapannya yang disertai dengan bingkisan kado yang berisi kue kesukaan mereka waktu kecil, Su Yin mengatakan akan menerima Hwa Ran apa adanya plus dengan masa lalunya.

Tak berhasil menemui Dong Gyu di perusahaan pangsit, Lee Soo Ha menunggu Dong Gyu di depan rumahnya. Dong Gyu yang pulang setelah mabuk-mabukan menyatakan kalau dia suka pada Lee Soo Ha. Lee Soo Ha juga memberikan respon positif. Lee Soo Ha memapah Dong Gyu yang lagi mabuk masuk ke rumah. Dong Gyu menahan Lee Soo Ha dan tidak boleh pergi meninggalkannya. Untuk pertama kalinya mereka berciuman. Mereka tertidur sampai pagi dan Dong Gyu menagih cium lagi, dengan alasan yang malam tadi dia kurang ingat kejadiannya karena mabuk.

Episode 16(Tamat)

Pulang dari rumah sakit, kakek dan bibi Dong Gyu yang lajang mendapati rumah yang ditinggal kosong, namun pagarnya terbuka. Mereka pun memanggil petugas keamanan. Masuk rumah merekasemua memergoki Dong Gyu yang tengah mencium Lee Soo Ha.

Mereka disidang kakek dan mengancam akan melapor pada tetua, seperti yang dulu pernah mereka lakukan saat Dong Gyu kedapatan bersembunyi di kamar kerja Lee Soo Ha. Dong Gyu melindungi Lee Soo Ha dan berkata akan segera menikahi Nona Besar itu.

Tak lama kemudian Chan Min dan ibunya mengunjungi kakek dengan membawa bermacam makanan. Bibi yang masih lajang memberitahu bahwa Dong Gyu akan segera menikah dengan Lee Soo Ha. Chan Min kaget dan hanya bisa pasrah.

Sementara itu pangsit yang dibuat berdasarkan hasil syuting nenek rasanya juga tidak seenak aslinya. Lee Soo Ha pun diundang untuk membuat pangsit tersebut. Lagi-lagi hasilnya tidak seperti yang diharapkan. Setelah dipikir-pikir, Lee Soo ha menyimpulkan kesalahannya terletak pada teknis pembuatannya. Pangsit yang dibuat oleh keahlian tangan, digabung dengan rasa dan ketulusan, serta berkumpulnya semua anggota keluarga membuat masakan menjadi lebih enak.

Persyaratan diajukan oleh Lee Soo Ha, ia baru mau menikah asalkan sudah ada restu dari kakek Man Book. Sembari menunggu restu, ia hanya menunggu di Ahn Dang dan tidak mau bertemu dulu dengan Dong Gyu.

Dong Gyu memberikan pangsit buatan pabrik untuk dicicipi kakek dengan syarat kalau rasa dan aromanya seperti buatan Ahn Dang, kakek harus merestui pernikahan mereka. Kakek marah karena diberi makanan yang sama persis dengan buatan Ahn Dang. Dong Gyu membantah kalau itu adalah hasil pabrik mereka dan memberitahu kalau Lee Soo Ha yang memberikan resepnya. Namun kakek tetap saja tidak menetujui pernikahan mereka. Karena sikap kakek yang keras, Dong Gyu pun merasa lelah. Ia pergi dari rumah menuju Ahn Dang.

Cerita bergulir kepada Su Yin dan Hwa ran yang mempunyai hubungan tambah baik. Sedangkan Chan Min yang patah hati tidak mendapatkan Lee Soo ha berusaha bersikap ikhlas dan menerima pujaannya menjadi kakak iparnya. Sementara itu bibi yang lajang terus berusaha meyakinkan kakek untuk merestui pernikahannya.

Dong Gyu melakukan pekerjaan penduduk sehari-hari di Ahn Dang, seperti bersih-bersih, menyapu, termasuk berladang. Bibi yang lajang menyaksikan dari kejauhan dan diam-diam bertemu dengan Lee Soo Ha. Bibi mengatakan ingin menjemput Dong Gyu, namun melihat kebahagiaan keponakannya, niatnya diurungkan.

Lee Soo Ha baru sadar, ternyata restu kakek belum didapat dan ia telah dibohongi oleh Dong Gyu. Sebuah pilihan diberikan kepada Dong Gyu, ia rela melepas Ahn Dang asal bisa bersama-sama Dong Gyu dan kakek bisa memiliki Ahn Dang. Namun Dong Gyu tidak rela Lee Soo Ha dipisahkan dari sejarah dan kehidupannya. Kalau begitu, Dong Gyu harus kembali ke Seoul untuk meluluhkan hati kakek.

Diam-diam nenek mendengarkan pembicaraan cucunya dengan Dong Gyu. Nenek pergi menenui kakek di restoran pangsitnya yang ramai pengunjung berkat resep barunya. Nenek bilang ke kakek, kalau hubungan mereka tidak berakhir bagahia, jangan pula menghalangi kebahagiaan cucu-cucu mereka.

Kakek meresapi ucapan nenek, secara gentleman kakek datang menemui tetua Ahn Dang meminta maaf atas kesalahan masa lalunya dan meminta merestui pernikahan cucunya dengan Lee Soo Ha. Kesalahan dimaafkan dan restu pernikahan pun didapat.

Waktu acara pernikahan, kakek membawa 4 sapi yang gemuk ke Ahn Dang. Di sisi lain, Hwa Ran dan Su Yin siap melupakan masa lalu kelabu dan menyongsong masa depan yang bahagia. Untuk pertama kalinya Hwa Ran mengakui dan memeluk ibu kandungnya. Dan seperti yang sudah ditebak, acara pernikahan berlangsung meriah dan sukses.


5 responses to “Ringkasan Sinopsis Hello My Lady

  1. syahidah utami mengatakan:

    w suka bnget ma drama nie cz crtna simple n menarik deh pkokny,,.lw drama korea yg dlu2 ma bgus2 byk adegan romantic comedy tpi g terlalu fulgar.

  2. syahidah utami mengatakan:

    w suka bnget ma drama nie cz crtna simple n menarik deh pkokny,,.lw drama korea yg dlu2 ma bgus2 byk adegan romantic comedy tpi g terlalu fulgar.truz eps ga terlalu panjang jd crtanya nyambung,g kbyakan pemain pa yg mo d sampein jlz.i like this.posting yg lain jg duong..,

  3. missy cinta mengatakan:

    bguz bngt cerita ini,,,aq suka bngt ,,, pemain nya juga keren bangat,,, i like this

  4. Winda retno sari mengatakan:

    Waw kren bngt nih film,dulu wktu smp ak prnah nontn 1 kali,krna nggak tau judul jd ak cri info dr temen* nggk ad yg tau,akhir ny dri skian bnyak film korea yg ak tonton bru tau ak judul ny nih….mksih kpan y di putar lgi nih film soal ny lucu jga romantis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: