Avrilend's Blog

FOR FUN ONLY

Sinopsis Summer’s Desire Episode 2

pada 27 Agustus 2010

Di mulai dari adegan di mana Luo Xi merayu Yin Xia Mo dan ingin menciumnya. Namun Xia Mo menolaknya. Luo Xi bersikeras bahwa Xia MO juga sebenarnya mencintainya hanya Xia Mo tidak mau mengakuinya dan mengingkari perasaannya sendiri. Xia Mo membantahnya. Luo XI tidak menyerah dia tetap berusaha menciumnya. Xia Mo pun akhirnya tidak bisa menolak , mereka berdua larut dalam gejolak asmara.
“Jadilah kekasihku”, kata Luo Xi (inggrisnya sebenarnya simpel..be with me…wuaaa mauuuu)
Diam-diam tuan muda Ou chen yang belum ingat masa lalunya melihat kejadian itu dengan perasaan terbakar cemburu. dia menyorotkan lampu mobilnya ke arah dua insan yang sedangh bercinta itu. mereka berdua terkejut oleh silaunya sorot lampu. tak hanya itu Ou Chen pun menyalakan mesin mobilnya dan mengarahkan mobilnya melaju pada mereka berdua.

untunglah Luo Xio sigap, dia membawa Xia Mo ke pelukannya secepat kilat. Dan Luo Xi tak melepaskan pelukannya dan membelai rambut Xia Mo dengan mesra., tanpa menyadari bahwa pengendara mobil itu itu sebenarnya adalah Ou Chen.


Xia Mo pulang ke rumah dan termenung mengingat Luo Xi dan tak pecaya bahwa dia tadi berciuman dan telah jadian dengan Luo Xi. Di tempat lain pada saat yang sama Luo Xi membayangkab hal romantis yang dia lakukan tadi bersama Xia Mo. Luo Xi tersenyum bahagia.



Hari-hari berikutnya rasanya menjadi hari yang membahagiakan buat Xia Mo dan Luo Xi. Terutama Luo Xi yang ditengah kesibukannya selalu merindukan Xia Mo (seleb gitu loh). Suatu malam Luo Xi sambi menyetir menelepon Xia Mo untuk mengobati kerinduannya. Dia berkata ingin bertemu namun dia harus kembali lagi rekaman.
Xia Mo bertanya “Apa yang ingin dilakukan seleb jika punya waktu luang?”
Luo Xi memandang ke langit lalu berkata “Aku ingin meliha bulan purnama bersama orang yang kukasihi”
tak lama kemudian Luo Xi menyuruh Xia Mo keluar rumah untuk memandang bulan yang dia maksud. TErnyata Luo Xi sudah berada di luar rumah Xia Mo.


Luo XI menjentikkan jarinya memberi kode supaya Xia Mo turun ke bawah. Mereka beruda bertemu di luar. Mereka mengobrol dan pacaran dengan romantis. Xia Mo mengingatkan bahwa mungkin kali ini orang-orang sedang mencari Luo Xi dan menyarankan dirinya cepat pergi.
“Beri aku waktu 10 detik untuk mendekapmui”, kata Luo Xi sambil memeluk erat Xia Mo. “dan tambah 5 detik lagi”, Luo Xi masih tak sanggup melepaskan Xia Mo dari pelukannya.

Di Kantor manajemen artis pan Nan telah lolos menjadi dari kandidat dan akan diorbitkan jadi artis penyanyi baru. Dan masih satu orang lagi yagn akan dipilih untuk menjadi penyanyi baru. Pan Nan menyemangati Xia Mo untuk bersaing dengan kandidat lainnya. Sahabat Xia Mo, Zhen En lalu datang menemui Xia Mo dia dengan bangga menunjukkan surat-surat dari fans untuk Xia Mo
“Fans mu sudah banyak ya walau kamu belum resmi jadi penyanyi”, kata sahabatnya bangga. Sejak dia tersiar menyanyi bersama Luo Xi, Xia Mo mulai populer dan namanya pun masuk ke majalah.
Sebelum menjadi kandidat artis, Xia Mo menjadi asisten dari arti Yao Shu Er, yaitu artis yang mengusulkan Xia Mo untuk ikut bersaing menjadi kandidat. Yao Shu Er ternyata diundang untuk mengikuti audisi untuk produk kosmetik perusahaan yang dimiliki Tuan Muda Ou chen.
Shu Er mengajak asistennya juga Xia Mo dan sahabanya zhen en untuk ikut menemaninya. Yao Shu Er sekarng malah menyarankan Xia Mo agar membatalkan saja rencananya jadi artis karena menimpa dialami oleh artis kolega mereka.
“Kau tetaplah jadi asistenku. aku akan membayarmu dengan mahal”
namun tekad Xia Mo seperti yang pernah diungkapkan pada Luo Xi sudah teguh dia perlu uang yang banyak untuk menghidupi adik angkatnya.

Rombongan akhirnya sampai di gedung kantor grup Ou. Mereka tertegun dengan megahnya gedung kantor tersebut. Dis ana juga hadir seorang artis yagn cukup menawan Shin Qeng yang tidak takut bersaing dengan Shu Er.
Namun tak lama kemudia para staf heboh, mereka bersiap -siap menyambut tuan mudanya datang. Para staf berbaris rapi menyambut kedatangan tuan muda dan menghormat (taiwan kerasa feodal banget ya..di korea ga gitu). Rombongan Xia Mo dan Shin Qeng juga ikut minggir memberi jalan untuk Tuan Muda.

Xia Mo tercengang melihat Tuan Muda itu, di lenganya tuan muda juga terbalut pita hijau yang dikenalnya. Xia Mo ingat pita itu pernah dihadiahkan padannya oleh Tuan Muda Ou chen.
Ou chen saat iu orangnya sangat protektif pada Xia MO yang ternayta kekasih Ou Chen. dia ingin Xia Mo mengikat rambutnya stiap hari dan hanya boleh mengurai rambutnya ketika sedang bersamanya.


Xia Mo berusaha berpaling agar tidak terlihat oleh Ou Chen, namun sahabatnya Zhen En tak sengaja. memanggil namanya. Xia Mo was was. Dan benar saja Ou chen yang mendengar nama itu langsung menengok (dia sejak bertemu xia mo meminta asistennya mencarikan berita tentang Xia Mo).


Sambil berjalan ou chen tiba-tiba sekilas teringat Xia Mo sempat hadir dalam masa lalunya. Ou chen spontan lari menghampirin Xia Mo. Xia Mo lari menghindar namun terkejar oleh Ou Chen.


Namun Xia Mo terkejut saat Ou Chen berkata “Siapa kamu? Siapa kamu sebenarnya?!”
Xia Mo bersikeran pergi tapi Ou Chen lalu berkata bahwa dia menganggapi Xia Mo lah yang cocok untuk iklan produk kosmetik mereka. para artis cemburu.



Xia Mo lalu bertemu dengan asisten Ou Chen, Xi Meng yant telah dikenalnya secara pribadi. Mereka beruda teringat saat terakhir kali Ou Chen dan Xia Mo berpisah aku itu Xia Mo sangat marah. Ou chen mina maaf namun Xia Mo menolaknya dngan kasar
“Aku tak memaafkanmu kecuali kau mati!”
saat itu petir menggelegar dan hujan turun meninggalkan Ou chen yang tertunduk penuh penyesalan. Xi meng melihat kejadian itu dengan prihatin.


Kembali ke Xia Mo dan Xi Meng.
Xia mo mencoba mebahas tentang Ou Chen “Waktu telah lama berlalu harusnya semua luka sudah bisa dilupakan, tapi rupanya tuan muda begitu marah padaku ya sehingga tak mau mengenal dan mengingatkuXi meng berkata bahwa sebenarnya Ou Chen memang kehilangan ingatannya karena kecelakaan 5 tahun lalu. Xia Mo terkejut. Xi Meng lalu menyarankan
“Kau dulu menolah Tuan muda dengan kejam, sepertinya kau tidak benar-benar mencintainya. tolong biarkanlah dia tetap tak ingat hal itu di masa lalunya”. Xia Mo pun akhirnya setuju pura-pura tak mengenal Ou chen.
Xia Mo tapi mempunyai permintaan agar semua orang diberi kesempatan lagi untuk audisi termasuk dirinya.

Xia Mo berlangkah gontai pulang ke rumah, pandangannya kosong. Di depan rumahnya Luo Xi sudah menunggunya pulang. Lou Xi sudah mendapatkan info bahwa Xia Mo telah bertemu dengan Ou Chen kembali


“Mengapa kau tidak cerita padaku?”, Luo XI mulai cemburu. Xia Mo merasa hal ini ak perlu dibicarakan karena dia hanya berniat bekerja. Xia Mo merasa Luo Xi masih mendendam padanya karena 5 tahun lau dia mengirimkannya ke luar negeri. Xia Mo malah berkata bahwa Luo Xi tahu dia pasti suatu saat akan bertemu dengan Ou Chen, oleh karena itu Luo Xi buru-buru mendekainya , menciumnya dan mengajaknya berpacaran. Xia Mo berkata bahwa Lo Xi orang yang sukar melupakan masa lalu.
“Aku tahu kau tak mungkin memaafkanku. Bukankah kau telah mengatakannya dulu di airport kau akan membalasnya dua kali lipat?”
Lo Xi hanya tersenyum memuji ingatan XIa Mo.
“Kamu menyukainya ya, dulu?”
“Aku sudah lama melupakan masa lalu”, jawab Xia Mo berbohong

Ingatan Xia Mo padaha lansung terbang ke masa lalu saat SMA. Ou Chen adalah kekasihnya dulu. Suatu hari Ou Chen datang kembali ke sekolah setelah berapa lama meninggalkan sekolah karena ke luar negeri. Dia datang dengan elegan dan langsung menhampiri Xia Mo dan mencium tangannya. Xia Mo pun sejak saat itu kemana mana di sekolah selalu bersama rombongan tuan muda dan ada di sisi ou chen. Luo Xi yang tahu ternyata Xia Mo memliki kekasih kerap cemburu.

 

Ou Chen juga baru tahu bahwa di rumah Xia Mo sekarang ada pra baru yang tingga di sana, dia cemburu. api Xia MO memintanya mempercayainya. Ou Chen lalu memberikan hadiah pita dan memitanya mengika rambutnya setiap hari. Xia Mo menyanggupi pacarnya yang oever protektif dan pencemburu itu asalkan Ou chen percaya padanya. Lou XI melihat kejadian iu dari dalam dengan tersenyum cemburu.




Suatu saat di sekolah terdengar desas desus tak baik tentang Luo Xi yang anak yatim piatu dan anak haram. dia juga dikabarkan pencuri. ANak2 menggosip bahwa anak yaim piatu itu tidak bermoral. Xia Mo panas mendengarnya dan pergi. Ou Chen heran berkata bahwa meraka itu bukan membicarakan Xia mo. Gosip itu tentunya sampai ke telinga Luo Xi, Luo Xi bertengkar dengan penyebar gosip dan dipanggil pihak sekolah. Ayah angkat meraka sampai datang ke sekolah. Namun Xia Mo yang berjanji akan menangani masalah ini. Xia MO lalu membawa dan menggandeng Luo Xi pergi dari ruang guru. Ou chen yang melihat Xia Mo menggandeng ou Xi sempat cemburu.


Xia Mo suatu ketika menghampiri Ou Chen ke rumahnya yang sedang merajuk karena cemburu. Ou chen baru saja berenang di rumahnya. Ou chen tidak ingin Xia Mo erlalu dekat dengan Lou Xi. Xia Mo berhasil membujuk Ou chen untuk tidak ngambek lagi kalau tidak Xia mO idak mau memperhatikannya lagi. Ou Chen luluh, dia lalu mencium kening Xia Mo. Xia Mo minta bantuan dari Ou Chen untuk menangani kasus Lou Xi



Di rumah Lou Xi kesal karena Xia Mo menolongnya di sekolah.
“Bukankah kau benci padaku. dan sekarang malah mengasihani aku?!”, kata Lou Xi gengsi
Xia Mo menjelaskan pada Lou Xi untuk tidak perlu terlalu badung untuk mencari perhatian karena dia pun sebenarnya anak yang diadopsi oleh ayah angkat mereka. Xia Mo berkata bahwa dia pun senasib dengan Lou Xi yaitu anak yatim piatu. Lou Xi tak menyangka hal itu.


Xia Mo menyindir dibalik senyum Lou Xi sehari-hari terkandung sisi gelap. Xia Mo juga menyindir
“Bukankah kau juga sama sepertiku kau pasti hanya pura-pura lembut di hadapan tuan muda itu juga di hadapan ayah dan ibu. Jangan-jangan kau lebih dingin dari pada aku”
Di sini baru terungkap kepribadian Xia Mo sebenarnya bahwa dia pun punya tekad dan ambisi yang keras. Xia Mo lalu berjanji akan mengatasi masalah Lou Xi dan mencari kebenaran pencuri itu asal Lou Xi harus menolongnya suatu hari nanti.
Xia Mo lalu menemukan bahwa pencurinya sebenarnya anak ibu angkat Luo Xi terdahulu.

Xia Mo pun bernenti mengingat masa lalunya. Dia lalu bercerita bahwa orang tua angkat mereka sudah meninggal tepat pada LoiXI pergi di airport. Lou Xi sempat syok karena ayah angkatnya ternyata berusaha mencegahnya pergi karena adik angkat mereka sakit setelah tahu Lou Xi akan dikirim pergi. Orang tuanya dan meninggal di perjalanan karena kecelakaan


Dia berbohong pada Lou Xi bahwa masa lalunya sudah tidak ia ingat lagi. Lou Xi keberatan Xia Mo ikut audisi untuk jadi mode iklan kosmetik.
“Bukankah kau tahu aku akan berusaha kerasa mendapatkan apa yang kuinginkan, begitu juga dirimu bukan?”, kata Xia Mo
“Xia Mo, diakhirnya kamu nanti akan jatuh cinta kepadanya, dan kembali kepadanya”, Lou Xi khawatir
“Kamu takut?”
Lou Xi mengengam tangan Xia MO dan menciumnya. Bamun Xia MO melepoaskan angan Lou Xi.
“Jangan mencintaiku dengan serius. Kamu tahu di diriku tidak ada yang namanya cinta. AKu hanya ingin sukses. Cinta itu tidak penting bagiku. Mungkin saja aku nanti akan meninggalkanmu”
“Tapi kamu sekarang menyukaiku khan?”
“Iya aku menyukaimu”, kata Xia Mo dingin
Lu Xio lega dan mencium kening Xia Mo “Itu cukup bagiku. Kau pun nanti akan selamanya denganku. Mencintaiku lebih dan lebih. Dan akan terus mencintaku sampai aku meninggalkan dunia ini”

di ruangannya Luo Xi berpikir dan bayangan masa lalu berkelebat di benaknya. ia ingat waktu SMA saat berpapasasan dengan Ou Chen dan Xiao Mo. Luo Xi tersenyum seperti sedang merencanakan sesuatu. lalu ia menelpon Pan Nan dan memintanya untuk pergi ke suatu tempat bersamanya.


model yang suka ma Luo Xi (Shen Qiang) protes pada Luo Xi, ia bilang sejak Luo Xi bilang berteman dengan Xiao Mo, ia akan berkompetisi dengannya untuk mendapatkan proyek perusahaan Hong Ou.
Luo Xi : terima kasih”
dijawab “bagaimanapun aku ingin protes satu hal kau bisa berdiri satu panggung dengan Xiao Mo padahal kau selama ini tidak mau menyanyi bersamaku dan ini membuatkau sedikit cemburu dan tidak nyaman.”
mendengar itu Luo Xi kaget tapi tetep aja dingin terus bilang ” kami berencana akan bekerja bersama” mendengar itu Shen qiang itu cuma senyum. Luo Xi juga cuma senyum tipis lalu ia melihat jam tangannya.



ditempat lain Xiao Mo keluar dari rumahnya, sepertinya ada yang lagi menyelidiki dia soalnya ia diikuti orang dan orang itu punya foto Xiao Mo.


sementara itu Ou chen diruangannya menerima laporan dari asistennya kalau ia sudah menyuruh sopir untuk menjemput dan membawa Xiao Mo ketempat audisi. Ou chen juga memerintahkan kalau sudah Xiao Mo sudah diantar maka beritahukan dia.

kembali lagi ke Xiao Mo, ternyata ia memang diikuti beberapa pria dan kayaknya mau diculik. pas berusaha mau diculik, Xiao Mo sadar dan langsung berlari kabur. terjadi kejar-kejaran antara Xiao Mo dan penculik. lalu sepertinya sopir suruhan Asisten Ou Chen baru datang dan kaget melihat Xiao Mo dikejar mobil
sementara itu temannya Xiao Mo sudah menunggu di tempat audisi, ia terlalu senang makanya datang lebih awal. ia berusaha meng sms Xiao Mo. lalu datanglah Shu Er dengan manajernya Tuan Yun Ge(kalau di Tv lupa namanya.) dia nanya apa Xiao Mo datang bersamanya. jelas aaj temennya jadi panik apalagi Shu Er dan manajernya itu buru-buru. Shu Er tiba-tiba berbalik dan tersenyum, manajernya marah karena mereka sedang buru-buru dan tidak boleh telat.

kembali ke Xiao Mo, setelah dikejar-kejar tuh penculik berhasil mendapatkan Xiao Mo. setelah ditangkap Xiao Mo langsung dibius.



diruang rias ada Shu Er yang sedang dirias dan model saingannya. Shu Er terus melihat ke arah jam (jadi curiga jangan2 Shu Er ada di balik ini semua nih). temannya Xiao Mo, Zhen En terus menelpon hp Xiao Mo tapi selalu jawabannya “nomor yang anda tuju sedang tidak aktif silakan hubungi beberapa saat lagi atau tinggalkan pesan setelah bunyi beep. berkali-kali ditelp tidak aktif akhirnya Zhen En meninggalkan pesan dan menanyakan apa yang terjadi ?apa Xiao Mo masih membenci tuan muda chen sehingga tidak mau datang kemari?Zhen En meminta Xiao mo cepat datang karena ini penting.


Shu Er yang mendengar nanya ke Zhen En kenapa Xiao Mo belum datang? Zhen En jawab ia tidak tahu, hpnya tidak aktif, menelpon ke rumahnya tidak ada yang mengangkat.
Shu Er :”apa dia tahu waktutnya audisi?
Zhen En ” jelas ia tahu. kemarin aku menelponnya dan tanya apa ia butuh aksesoris?ia bilang ia tidak memerlukannya karena ia tidak nyaman. jika tahu keadaanya jadi begini.seharusnya aku datang bersamanya hari ini. Zhen En menyesal.
Shu Er :” jangan terlalu khawatir, ia tahu ini acara penting aku yakin ia pasti datang juga. Zhen En kemudian berdoa.

Xiao Mo yang tengah pingsan dibawa kesuatu tempat kayak bekas gudang. kasihan banget abis ditaro ditanah eh langsung ditinggalin.


Tuan muda Ou chen datang ketempat audisi. kayaknya acaranya udah mau dimulai. Zhen En masih berusaha menghubungi Xiao Mo. Model dan artis yang akan mengikuti audisi dipanggil untuk segera keruangan. Zhen En yang kebingungan tiba-tiba mikir jangan-jangan Xiao Mo ada dalam masalah. sementara itu Xiao Mo mulai sadar.tapi karena masih merasa lemas karena efek obat bius Xiao Mo pingsan lagi.


Zhen En mengintip ruang audisi dan berpikir kalau sekarang cuma tuan muda Chen saja yang bisa menolong Xiao Mo. saat audisi tuan muda terus melihat hpnya karena berharap laporan dari anak buahnya yang menjemput Xiao Mo. Zhen En berusaha berbisik memanggil tuan muda, tapi lalu ada kesempatan ia bersuara keras. jelas aja menganggu proses audisi, makanya tuan muda menyuruh asisten Xi meng untuk mengurusnya. Zhen En lalu sadar kalau tuan muda pasti tidak ingat dirinya dan meyuruh asistennya untuk membawanya pergi lalu diberanikan dirinya untuk ngomong agar jangan mengeliminasi Xiao mo. Shu er yang melihat zhen En nanya sedang apa Zhen en disitu. Tuan muda yang mendengar nama Xiao Mo jadi penasaran dan mendatangi Zhen En.


Ou Chen :” ada apa?
Zhen En : saya pikir Xiao mo sedang dalam masalah
Ou Chen : ia masih belum datang?
Zhen En: tuan muda Xiao Mo tidak pernah datang terlambat. aku sudah menelponnya berkali-kali tapi tidak diangkat.saya khawatir ia dalam masalah atau terjadi sesuatu saat ia menuju kemari.


lalu tuan muda menelpon anak buahnya dan menanyakan sedang dimana. setelah mendengar laporan anak buahnya Ou Chen langsung pergi meninggalkan ruang audisi.
Shu Er yang melihatnya bingung padahal sekarang giliran dia tapi karena tuan muda pergi asistennya bilang audisinya ditunda.

Tuan muda Chen berlari sambil menelpon anak buahnya ia marah kenapa anak buahnya belum mengantar Xiao Mo. anak buahnya bilang pas mau dijemput seseorang memasukkannya ke dalam mobil. tuan muda marah kenapa anak buahnya tidak melaporkannya dari tadi. Tuan muda menyuruh anak buahnya untuk menelpon polisi. lalu ia naik ke mobilnya dan melaju dengan cepat.
Xiao Mo mulai sadar dan ia ingat kalau ou Chen menunggunya. ia tidak boleh membiarkan Ou Chen sendirian, dan ia ingat ambisinya untuk sukses.maka Xiao Mo dengan susah payah berusaha bangkit.


kayaknya anak buahnya Ou Chen ngikutin Xiao Mo, buktinya tuan muda Chen langsung datang ketempat Xiao Mo disekap. Xiao Mo yang diikat berusaha melepaskan ikatannya. sementara itu datanglah dua penculiknya, tuan muda tanya dimana dia, eh langsung dijawab pake keroyokan. tuan muda terlibat perkelahian


Xiao Mo berusaha melepaskan talinya dengan batu sampai kakinya terluka, sementara itu tuan muda yang berkelahi dengan penculiknya mengalahkan mereka dengan mudah. setelah kalah para penculik itu lantas melarikan diri. Ou Chen berusaha mencari Xiao Mo. Xiao Mo berhasil memotong tali yang mengikat kakinya. lalu datang tuan muda menolongnya. tuan muda tanya apa Xiao Mo terluka?Xiao Mo mengangguk dan tuan muda lalu menggendong Xiao Mo dan bilang akan membawa Xiao Mo ke rumah sakit.


saat di mobil Xiao mo dan tuan muda sempat bertatapan tapi gak lama. Xia Mo terpana dan merasa awlau Ou Chen lupa ingatan tetapi dia tetap Ouchen yang dulu. lalu tuan muda membawa Xiao Mo ke rumah sakit.


Xiao Mo: terima kasih sudah menjagaku. tolong bawa aku ke Hong Ou Compani untuk audisi
Ou Chen: tidak kau harus ke rumah sakit sekarang.
Xiao Mo terlihat tidak senang dan menatap Ou Chen dengan tajam : aku harus pergi untuk audisi. jika kau mau mengantarku tolong antar ke tempat yang mau aku tuju.
Ou Chen : apa audisi lebih penting daripada jiwamu?
Xiao Mo: aku merasa badanku tidak apa-apa. ini hanya hal sepele tak terjadi apa-apa. audisi lebih penting. (ni Xiao Mo ngotot amat yah!) Xiao Mo lalu nanya lagi apa Ou Chen mau mengantarnya ke tempat audisi. lalu sabuk pengamannya dilepas. (kayaknya ngancam mau turun dari mobil neh Xiao Mo) . Melihat kekerasan Xia MO Ou Chen terpaksa mengikutinya dia langsung banting stir memutar ke arah gedung Hong Ou. Ou Chen lalu mengantar sampai ke depan gedung. Dia membopong Xia Mo sampai ke aas gedung. Xiao Mo hanya bisa terpana dia lalu


teringat saat dia pertama kali bertemu Ou chen.
Xiao mo kecil berdiri menghadang mobil yang lewat. mobil tersebut menghindar jadi Xiao mo cuma keserempet saja. ternyata didalamnya ada tuan muda yang menolong Xiao Mo kecil. (tuan muda waktu kecil imut banget.) tuan muda menolong Xiao Mo dengan tangannya. lalu Xiao Mo kecil digendong menuju mobil dan dibawa ke rumahnya. (ihh so sweet ternyata kisah cinta masa kecil juga😀 ) dokter yng memeriksa bilang Xiao Mo tidak apa-apa cuma shock saja.


Xiao Mo yang sudah siuman tanya dimana ini? “Ini dirumahku “kata Ou Chen. lalu ou chen tanya kenapa Xiao Mo tadi berdiri menghadang mobil. ternyata Xiao Mo memang sengaja menunggu tuan muda lewat agar ayahnya jangan dipecat dari Hong Ou Company. Xiao Mo kecil memohon karena jika ayahnya tidak mendapatkan kerja lagi maka ia dan adiknya akan dikirim ke panti asuhan. tuan muda tanya kenapa dikirim ke panti asuhan? Xiao Mo jawab karena ia adalah anak yang diadopsi oleh orangtuanya. jika orangtuanya tidak mendapatkan uang maka mereka akan dikrim kembali ke panti.lalu Xiao Mo memohon untuk bertemu dengan presiden, tapi tuan muda bilang kalau ia bisa membantu asalkan xiao Mo berjanji melkukan yang diinginkannya. Xiao Mo menyangka Ou Chen bercanda. tapi asistennya langsung memanggil “tua muda” lalu Ou Chen bilang kalau ayah gadis ini dipecat dan ia minta orang itu segera dipanggil kembali bekerja.
lalu Xiao Mo nanya apa yang diinginkan tuan muda dari dirinya. Xiao Mo berdiri dengan apel diatas kepalanya dan tuan muda memegang panah. tuan muda menguji seberapa cinta Xiao Mo dengan orang tuanya. Xiao Mo yang ketakutan tetap berdiri tak bergerak. panah pun melesat.



kembali ke waktu sekarang. tuan muda menggendong Xiao Mo keluar dari lift. semunya melihat dengan kaget kejadian itu. Zhen En yang melihat Xiao Mo senang dan tanya kenapa kaki Xiao Mo bisa luka. pas masuk ruang audisi diikuti tatapan tajam dari asisten Xin Meng. Xiao Mo meminta tuan muda menurunkannya.Audisi pun dilanjutkan. Xiao Mo meminta zhen En membantunya keruang make up. disana ia mencuci tangan dan minta diambilkan pakaian dari tasnya kepada Zhen En.


Shu Er sedang audisi. di luar tuan Yun Gu dan Pan Nan menyaksikan Shu Er menyanyi. Pan Nan bilang penampilan Shu Er tidak terlalu buruk. manajernya mengiyakan tapi katanya Shu Er tidak memiliki keberuntungan karena itu ia sangat berharap yang terbaik dalam audisi.


selesai Shu Er masuk Xiao Mo menyanyikan lagu. Ou Chen melihat luka di kaki Xiao Mo terus mengeluarkan darah tapi Xiao Mo terus menyanyi dengan ceria. Zhen En melihat penampilan Xiao Mo dengan gembira. Shu Er melihat penampilan Xiao Mo dengan putus asa. Pan Nan dan tuan Yun Gu melihat dari layar dan mereka membicarakan kalau penampilan Xiao mo lebih bagus dari Shu Er karena terlihat menjiwai lagunya. Xin Meng tidak senang melihat tuan muda Ou Chen terus menatap Xiao Mo.





setelah selesai audisi Pan Nan membantu Xiao Mo berjalan. zhen en memeluk Xiao Mo dan bilang kalau ia bangga pada Xiao Mo lalu Pan Nan mengajak Xiao mo ke rumah sakit. Pan nan bergegas mengambil mobilnya sementara Xiao Mo dan Zhen En berjalan keluar.


tiba-tiba mobil tuan muda datang dan tuan muda keluar. Xiao mo mau berterima kasih tapi belum selesai bicara tuan muda langsung menggendongnya masuk ke mobil.


Pan Nan dan Zhen en hanya takpercaya ngeliatnya. Xiao mo dibawa ke rumah sakit. dokter bilang lukanya tidak apa-apa tapi untuk mencegah infeksi harus segera dibersihkan dan diberi obat anti infeksi.


setelah lukanya diplester Xiao mo mau pergi dari rumah sakit dan dokter juga sudah mengizinkan tapi Ou Chen melarangnya dan memaksanya tinggal untuk perawatan. Xiao mo lalu menatap Ou Chen dan berpikir kalau Ou Chen masih seperti dulu terlalu over protektif tidak mau mendengar orang lain. ternyata waktu 5 tahun tidak mengubah seseorang. merasa ditatap tajam Ou Chen nanya kenapa Xiao Mo menatapnya seperti itu.



setelah perawatan dokter pamit keluar. lalu Ou Chen nanya “kita saling mengenal di masa lalu kan? apa hubungan kita dulu? apa kamu pernah ada dalam hidupku 5 tahun yang lalu? sejak pertama kali melihatmu. apa kita pernah mencintai sebelumnya?benarkah? itulah mengapa aku kehilangan kendali katika melihatmu.”
Ou Chen terus bertanya apakah gadis dalam mimpinya selama ini adalah Xiao Mo? tapi Xiao Mo tidak mau mengakuinya.ia teringat janjinya pada asisten Xin Meng agar tidak membuat tuan muda ingat lagi kepadanya. masa lalu tetaplah masa lalu. lalu Xiao mo menjawab ia tidak pernah bertemu dengan tuan muda sebelumnya. Tuan muda tidak percaya apalagi melihat cara Xiao Mo menatapnya tadi. pasti Xiao mo sedang berbohong. Xiao Mo malah ngejawab kalau ia berbohong kalau bilang ia kenal tuan muda.


tuan muda shock dan bilang tadinya dipikr semua pertanyaan di kepalanya dan mimpi-mimpinya akan terjawab. tapi sekarang smua berakhir semuanya hanya khayalannya saja. “Kau tidak benar-benar nyata dalam hidupku.” tapi Ou Chen meminta Xiao Mo agar tetap berada di sisinya mulai sekarang dan mencium tangan Xiao Mo.


Xiao Mo tersenyum sinis dan bilang apakah itu cara tuan muda untuk mendapatkan gadis. Tuan muda terus meminta Xiao Mo bersamanya dan ia akan memberikan dukungan tapi Xiao Mo terus menolak. Ou Chen mendesak
“kenapa ?!”
“Karena…”, jawab Xia Mo ragu
lalu tiba-tiba dijawab Luo Xi
“karena dia sudah memiliki kekasih”
Luo Xi ternyata sudah berdiri di depan pintu sambil tersenyum ke arah mereka. wes kilatan tatapan tajam langsung berasa aura persaingan.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: