Avrilend's Blog

FOR FUN ONLY

Sinopsis Summer’s Desire Episode 12

pada 7 September 2010

Ou Chen meminta diberikan kesempatan untuk membahagiakan Xia Mo. Xiao Cheng berpikir keras karena dia sebenarnya dalam posisi serba salah, Ou Chen membuka formulir persetujuan operasi dan akhirnya setelah berpikir lama Xiao Cheng menandatanganinya. Setelah Xiao Cheng menandatanganinya Ou Chen membawa formulir persetujuan operasi dan kemudian meninggalkan Xiao Cheng. Sementara itu Xiao Cheng melihat kembali surat perceraian yang telah ditanda tangani Ou Chen dalam hatinya ia berkata Ou Chen benar-benar mencintai kakakku.

Sementara itu diruangan Lou Xi. Dokter mengatakan pada Shen Qiang dan Jenny bahwa meskipun Lou Xi sudah sadar, Lou Xi sepertinya tidak punya keinginan untuk hidup dan ini tidak baik bagi proses pemulihannya. Lou Xi yang terbaring lemas hanya bisa mengulang kembali memorinya tentang semua yang ia bicara dengan Xia Mo sebelum Xia Mo menikah dengan Ou Chen, kata-kata Xia Mo selalu terngiang ditelinganya.”Mengapa aku masih hidup?”kata Lou Xi lemah.

Zhen En berlari keruangan Xia Mo dengan gembira karena ia mendapat kabar kalau Xiao Cheng akhirnya menyetujui untuk melakukan operasi, Zhen En mengatakan bila Xia Mo tahu pasti dia akan sadar dengan segera. “Kakak aku sudah menyetujui untuk operasi, dan kau sudah beristirahat terlalu lama, aku akan kembali menemanimu.”kata Xiao Cheng. Ou Chen mendekati Xia Mo dan memasukkan tangan Xia Mo kedalam selimut sambil berkata “Xia Mo, jangan cemas, operasi akan berjalan dengan lancar”kata Ou Chen. Ou Chen meminta Zhen En untuk menjaga Xia Mo selama operasi berjalan. Xiao Cheng pun berpamitan pada Zhen En. Dan keluar bersama Ou Chen.

Diruangan Lou Xi. “Xia Mo dan adiknya datang untuk mengunjungimu” kata Shen Qiang memberi tahu Lou Xi. “kata adiknya seseorang yang disukai Xia Mo adalah dirimu, tetapi Xia Mo menikah dengan Ou Chen karena Ou Chen akan setuju memberikan ginjalnya”. (menurutku hebat ni Shen Qiang dia nyritain yang sesungguhnya demi kesembuhan Lou Xi). “Jadi dia benar-benar datang” Tanya Lou Xi memastikan. “Ya jawab Shen Qiang. Pernikahan itu adalah hanya sebagai pertukaran, itulah sebabnya Xia Mo memutuskan untuk meninggalkanmu. Mendengar hal itu Lou Xi bangun secara tiba-tiba, dia ingin pergi untuk menjernihkan masalah ini, Lou Xi ingin bertemu Xia Mo. Lou Xi mencabut infusnya dan seperti orang kalap, bahkan Shen Qiang dan Jenny kewalahan untuk menghalanginya karena kondisi Lou Xi tidak memungkinkan.

Zhen En menjaga Xia Mo dengan tidak tenang, alih-alih menjaga Xia Mo, Zhen En malah pergi meninggalkan Xia Mo untuk mencari informasi tentang jalannya operasi. Setelah Zhen En meninggalkan Xia Mo, Xia Mo terlihat mengigau.

Zhen En melihat para suster mondar mandir, ia cukup cemas, Zhen En menghadang suster dan bertanya apa ada yang salah dengan operasinya. Suster menjawab bahwa bagian vital pasien dalam keadaan yang abnormal, tetapi kami akan melakukan yang terbaik. Suster menyuruh Zhen En untuk menunggu.

Sementara itu operasi sedang berlangsung, sepertinya Xiao Cheng dalam bahaya.sedangkan para dokter berusaha keras untuk melakukan operasi sebaik mungkin.

Xia Mo akhirnya sadar dan memanggil nama Xiao Cheng sepertinya lagi-lagi dia bermimpi ditinggal Xiao Cheng. Xia Mo melihat disekelilingnya, tidak ada orang (Zhen En nih disuruh jaga Xia Mo malah ditinggal). Xia Mo mencabut infusnya dan berjalan dengan gontai meninggalkan kamarnya, Xia Mo pergi mencari informasi tentang apa yang telah terjadi.

Sementara itu Lou Xi, Shen Qiang dan Jenny menuju tempat Xia Mo.

Xia Mo menemukan Zhen En menangis, ia bertanya apa ada yang salah dengan operasinya. Zhen En menjawab tidak, dia hanya terlalu cemas dan takut itulah sebabnya Zhen En menangis. Xia Mo mengatakan operasi akan berjalan lancar jadi jangan menangis. Jeda beberapa menit dokter datang dan mengabarkan bahwa mereka telah mengalami tahapan operasi yang sulit. Operasi Xiao Cheng akan selesai 1 sampai 2 jam lagi jadi mereka tidak usah cemas. Sedangkan tuan muda, memiliki kondisi yang baik jadi seharusnya tidak ada masalah. (ih mereka berdua jahat masak tanya keadaan Xiao Cheng doang, Ou Chen gak ditanyain keadaannya, untuk dokternya kasih kabar). Xia Mo dan Zhen En senang mendengar kabar dari dokter.

Jeda beberapa menit Ou Chen keluar dari ruang operasi Xia Mo dan Zhen En mengantarkannya dalam ruangan ICU. 

Dalam perjalanan, dikoridor rumah sakit Lou Xi melihat Xia Mo, tangannya terangkat bagai ingin memanggil Xia Mo, namun Xia Mo tidak melihat Lou Xi.

“Aku akan pergi melihat kondisi Xiao Cheng, aku akan kembali dengan segera”kata Xia Mo pada Ou Chen yang belum sadar.

Dalam perjalanan menuju ruangan Xiao Cheng, Xia Mo bertemu tuan Xia(bapak Xiao Cheng). “Tuan Xia mengapa kau disini?”Tanya Xia Mo. “Aku kesini untuk mengkonfirmasi sesuatu”jawab tuan Xia. Waktu itu saat pertemuan RBS, kamu datang menemuiku karena adikmu untuk tranplantasi ginjal. Itu masalah kecil yang akan didiskusikan padamu kata Xia Mo. Itu bukan masalah kecil, kata tuan Xia, aku ingat saat itu ketika kau mendengar aku mengalami nephritis kau terlihat kehilangan harapan dan sangat kecewa. Setelah aku berpikir akhirnya aku menyadari alasan mengapa kau ingin bertemu denganku.”masalah itu sudah berlalu, aku sudah menemukan jalan keluarnya ”kata Xia Mo. “Jadi aku adalah ayah Xiao Cheng, bukan?”Tanya tuan Xia. Aku tidak mempunyai maksud dengan adikmu, aku hanya datang kesini untuk mengatakan jika kau membutuhkan sesuatu dariku, kumohon jangan sungkan. Kata tuan Xia sedih. Xia Mo berterima kasih pada tuan Xia dan pamit untuk meninggalkannya.

Tuan Xia masuk ke dalam rungan Ou Chen. Ia melihat Ou Chen yang sedang dalam keadaan pengaruh obat bius. (berarti tuan Xia tahu klo Ou Chen ma Xiao Cheng itu kakak adik yang sesungguhnya, tuan Xia kelihatan sedih banget).

Xia Mo dan Zhen En pergi untuk mengantar Xiao Cheng yang telah selesai melakukan operasi, namun mereka terhenti karena Xia Mo melihat Lou Xi sudah sadar, mereka saling pandang. Shen Qiang mengajak Lou Xi untuk pergi karena Lou Xi udah melihat Xia Mo, namun Lou Xi menghentikan Shen Qiang. Shen Qiang hanya bisa pasrah. “Aku akan menjaga Xiao Cheng, Lou Xi akhirnya sudah sadar, kau seharusnya bicara dengannya”kata Zhen En. Tidak perlu kata Xia Mo sambil berjalan pergi menuju ruang Xiao Cheng, mendengar hal itu Lou Xi hanya bisa tersenyum, Lou Xi pun pergi.

“Aku pikir sudah tidak ada harapan, tetapi operasi berjalan dengan baik itu sangat mengejutkan”kata Xia Mo pada Xiao Cheng. Xia Mo memanggil Zhen En yang sedang tidur, Xia Mo menyuruh Zhen En pulang untuk istirahat. Zhen En berpamitan, ia keluar diantar Xia Mo.

Tuan Xia pergi keruangan Xiao Cheng, dia hanya melihatnya dari balik pintu, dia tidak masuk, sangat terasa kesedihan dihati tuan Xia. Dibalkon rumah sakit tuan Xia menangis.

Tuan Xia mengunjungi Lou Xi, didepan pintu dia bertemu shen Qiang, “Lou Xi sudah sadar sejak lama, bagaimana kau datang begitu terlambat?tanya Shen Qiang.” Dua temanku melakukan operasi hari ini jadi aku ingin melihatnya”jawab tuan Xia (hahah padahal 2 anaknya). Apakah kedua temanmu lebih penting dari Lou Xi?tanya Shen Qiang marah. Mereka bertiga (+ Lou Xi) semuanya penting dalam hatiku kata tuan Xia dengan sedih. “Xia Ge (sebutan tuan Xia klo ma Shen Qiang) apa yang terjadi dengamu akhir2 ini, apa ada yang telah terjadi?kau selalu sangat peduli dengan Lou Xi, tetapi akhir-akhir ini, kau seperti berakting sangat aneh ketika kau bertemu dengannya dan tidak penuh kasih sayang seperti sebelumnya.”(sebenernya aku penasaran, apa hubungan tuan Xia ma Lou Xi), “Tidak seperti itu, aku hanya merasa lebih capek” jawab tuan Xia. Tuan Xi masuk keruangan Lou Xi dan memegang bahunya. Shen Qiang hanya bisa melihat dengan sedih.

Zhen En membuat video tentang perasaannya ketika dia stress menunggu opersi berlangsung, di mulai dengan Zhen En yang mengoceh tentang operasi Xiao Cheng, kemudian Zhen En masuk ke ruangan Xiao Cheng untuk merekam Xiao Cheng saat masih istirahat setelah operasi. Setelah itu Zhen En pergi ke kamar Ou Chen, namun Ou Chen tidak ada di kamarnya,Zhen En panik, dia berlari mencari Xia Mo untuk mengabarkan kalau tuan muda menghilang, ketika sampai di kamar Xia Mo ternyata Ou Chen ada dikamar Xia Mo, mereka tidur bersama dengan saling berpegangan tangan (owh…so sweet banget nih ngeliatnya). Zhen En yang melihatnya hanya bisa tersenyum bahagia..

Lou Xi ternyata sudah pulang dari rumah sakit, dirumahnya Lou Xi bermain piano (mainin lagunya Barbie Hsu judulnya diamond). Shen Qiang kemudian datang dan duduk disampingnya, dia menyandarkan kepalanya dibahu Lou Xi, “bisakah kau tidak seperti ini lagi? masih banyak orang yang mencintaimu, mengapa kau harus menghukum dirimu seperti ini? kata Shen Qiang sedih.

Xia Mo masuk ke kamar Ou Chen saat Ou Chen sedang ganti baju, Xia Mo masih merasa canggung dia meminta maaf pada Ou Chen.(hahaha lucu ni Xia Mo, suaminya juga kok malu segala). “Aku pikir kau sedang cek up”kata Xia Mo, cek up sudah selesai jawab Ou Chen, Xia Mo mendekat pada Ou Chen, dia membuka bekas jahitan yang ada pa perut Ou Chen. “apa yang bisa aku lakukan agar tidak terasa sakit?tanya Xia Mo. Ou Chen memeluk Xia Mo “Cara ini, akan membuat tidak terasa sakit”kata Ou Chen. Xia Mo hanya bisa tersenyum, dia membalas pelukan Ou Chen (hati Xia Mo dah mulai luluh).

Dirumah Ou Chen para pelayan sibuk memindahkan meja makan ke luar ruangan, Ou Chen sempat heran dan ia bertanya pada pelayan, pelayan menjawab itu permintaan nyonya muda (Xia Mo). Xia Mo datang menghampiri Ou Chen sambil tersenyum. Sepanjang Xia Mo senang melakukannya Ou Chen pun akan senang. (disini Ou Chen senyum lagi, I like it).

Xia Mo, Ou Chen dan Xiao Cheng makan bersama di tempat yang tadi disediakan pelayan. Ou Chen terlihat sangat senang. Xia Mo memasakkan sup pigeon (ada yang tau jenis sup ini, namanya aneh), kata Xia Mo sup ini akan membantu pemulihan pasca operasi. Xiao cheng bertanya apa Xia Mo akan kembali ke dunia hiburan, Xia Mo menjawab tidak, dia akan menghabiskan waktunya untuk mereka berdua (Ou Chen ma Xiao Cheng)dia akan lebih senang untuk memasakkan mereka berdua. Kata Xia Mo dengan senang. (senang beneran gak ya). Mendengar hal itu Ou Chen sangat senang, namun senyumnya memudar dalam hatinya berkata jika Xia Mo melihat surat persetujuan perceraian itu, akankah dia masih berkata demikian. Ou Chen menutup kesedihannya dengan tersenyum.

Sementara Xia Mo makan bersama keluarganya, Lou Xi makan bersama Shen Qiang, Lou Xi makan sangat lahap namun raut wajahnya tetap seperti orang tidak senang. Shen Qiang, “Benarkah tidak ada yang ingin kau katakan ketika kau bersamaku? Lou Xi berhenti makan sejenak, kemudian menggeleng dan tersenyum, setelah itu melanjutkan makannya. (heran sepatah katapun gak keluar dari mulut Lou Xi abis gitu makannya kayak orang kelaperan). Jengkel dengan sikap Lou Xi, Shen Qiang meninggalkan Lou Xi makan sendiri.

Zhen En berlari ke ruangan Ou Chen (di perusahaan Ou), Zhen En masuk keruangan Ou Chen. “Tuan muda, apakah kau mencariku? Duduklah kata Ou Chen. (Zhen En terlihat gugup mungkin karena ia masih bertanya-tanya sebenarnya mengapa Ou Chen mau ketemu dengannya). “Xia Mo tidak akan kembali ke dunia hiburan (dunia keartisan maksudnya), jadi aku mempunyai beberapa pekerjaan baru untukmu. Perencanaan suatu acara seharusnya sangat cocok untukmu” kata Ou Chen sambil memberikan map biru pada Zhen En, mendengar hal itu Zhen En terkejut dan segera mengambil map tersebut. “Tuan muda, kau baru saja keluar dari rumah sakit dan masih tahap pemulihan kau seharusnya tidak bekerja terlalu banyak, tetapi kau masih ingat dengan seseorang yang tidak terlalu penting sepertiku” kata Zhen En senang dengan ekpresi yang sedikit berlebihan. Melihat ekspresi Ou Chen yang biasa saja (tanpa tersenyum)Zhen En agak sedikit salah tingkah (haha lucu ni Zhen En). Ou Chen berterima kasih pada Zhen En karena selama ini telah menjaga Xia Mo. Mendengar hal itu Zhen En tersenyum lega, Zhen En mengatakan tuan muda kini telah berubah, berbeda dengan yang dulu dan berharap tuan muda bahagia dengan Xia Mo. (haha Zhen En ngomong kayak gitu sambil megang-megang tangan Ou Chen trus digoyang-goyang haha lucu ni Zhen En). “Jika kau punya pertanyaan dengan pekerjaan barumu, kau bisa menghubungiku” kata Ou Chen. Siap jawab Zhen En senang kemudian meninggalkan Ou Chen. (hore setelah Zhen En pergi Ou Chen senyum lagi).

Zhen En menemui Xia Mo.(curhat ceritane). “Aku pikir hanya kau yang dipikirkan tuan muda, aku tidak pernah berpikir bahwa ia akan baik kepadaku” cerita Zhen En. “Jadi kau datang untuk mengatakan jika Ou Chen punya adik laki-laki, itu pasti akan baik” kata Xia Mo, Zhen En terkejut mengapa Xia Mo tahu. Xia Mo meledek Zhen En “Jika Ou Chen punya adik laki-laki, maka aku akan menikah dengan adiknya dan akan menjadi keluarga Ou”. Mendengar hal itu Zhen En malu. “Itu tidak lucu, kau selalu tahu apa yang akan ingin aku katakan” kata Zhen En sebal.

Zhen En mengeluarkan sebuah amplop dan Xia mo disuruh menebak. Ternyata amplop itu berisi kunci dan secarik surat dari Xi Meng. (Isinya : kumohon maafkan aku dan orang tua tuan muda karena tidak dapat berkunjung, alasannya sangat rumit, mungkin hal ini bermula dengan pinta berwarna hijau (pitanya sekarang dipakai Xia Mo ditanggannya, aku masih heran apa hubungannya lagian juga kan ortu Ou Chen dah meninggal kecuali bapak aslinya).


Sementara itu Ou Chen menuju kerumah setelah selesai bekerja. Supir mengatakan bahwa ia akan melaju dengan cepat karna nyonya muda telah menunggunya. Namun Ou Chen menyuruh supirnya untuk mengantarkannya ke rumah Xia Mo yang lama terlebih dahulu.

Diwaktu yang sama Lou Xi pun ada di rumah lama Xia Mo, ia bertemu dengan Ou Chen. Ou chen bertanya mengapa Lou Xi disini namun ia tidak menjawab. Setelah Ou Chen berjalan melewati Lou Xi,Lou Xi berkata “Jika kau tidak kehilangan ginjalmu, aku pasti akan memukulmu dengan brutal diwajahmu” (hisss,,,,aku sebel banget ni ma Lou Xi, kalau loe pukul Ou Chen gue tampar loe, sori buat Rha yang cinta mati ma Lou Xi ahahha). “Jadi kau sudah tau” kata Ou Chen. “Ya jawab Lou Xi. Aku selalu berpikir meskipun tuan muda Ou chen sombong, dia masih terus terang dan tulus. Tapi Aku tidak pernah berpikir kau akan menggunakan cara ini untuk mendapatkan Xia Mo, tidakkah kau berpikir kau tak tahu malu? “. Bukankah kau juga menyakiti dirimu sendiri sebelum pernikahan kami untuk mengancam Xia Mo untuk menghentikan pernikahan kami, kemudian tidakkah kau berpikir kau sama-sama tak tahu malu? Kata Ou Chen. Dan kau salah, selama aku dapat bersama Xia Mo, aku tidak pernah peduli apakah caraku bersih dan jujur atau memalukan. Aku dapat katakan padamu bahwa….(flashback: ketika aku mengunjungimu selama pembuatan film Zhan Qi, yang ku katakan padamu semuanya palsu, sebelumnya Xia Mo menemuiku tetapi dia tidak setuju dengan penawaranku, tetapi kau ragu dengannya).

Lou Xi marah dan berbalik “Kau benar-benar memalukan”kata Lou Xi sambil ingin meninju Ou Chen tapi gak kena Ou Chen Cuma di tekek lehernya trus dipojokin di tiang. “Kau menggunakan cara yang hina untuk membuatku dan Xia Mo putus, kau pikir Xia Mo, akan menyukaimu? Ou Chen kau salah, Xia Mo tidak akan jatuh cinta padamu, ketika kau paksa dia menikah denganmu” kata Lou Xi marah banget.” Lalu berapa lama Xia Mo bisa bertahan denganmu?kau hanya bisa memberinya penderitaan, kau sudah lama kehilangan kemampuan untuk mencintai seseorang, disaat kau ditinggalkan ibumu kau menutup hatimu”kata Ou Chen. “kau menyelidikiku” kata Lou Xi marah besar. “Ya jawab Ou Chen. Kau adalah orang yang memiliki kecemasan yang sangat besar aku hanya membutuhkan sedikit petujuk yang samar dan kau akan mencurigainya(Xia Mo), menyakitinya. Kau akan menyakiti dirimu sendiri untuk membuat dia menyalahkan dirinya. Selain rasa sakit dan penderitaan, apa yang dapat kau berikan padanya?tanya Ou Chen. Memang caraku hina, tetapi aku memberikannya ginjal yang sangat dia butuhkan. “hanya itu alasanmu? Jika aku sempurna disetiap aspek, apa kau akan masih menggunakan semuanya untuk merebut Xia Mo” Tanya Lou Xi (sumpeh deh disini Lou Xi marah banget). “benar kata Ou Chen. Karena hanya aku yang dapat melindungi dia, hanya aku yang dapat memberinya kebahagiaan. Ou Chen meninggalkan Lou Xi dan masuk kedalam rumah Xia Mo, namun belum sampai masuk Lou Xi bertanya “lalu apa sekarang Xia Mo bahagia? Xia Mo punya kemampuan untuk menyembunyikan perasaan yang sebenarnya sejak dia masih muda, pernikahan ini hanya perdagangan(maksudnya barter pernikahan ma ginjal) baik untukmu, hanya karena dia merasa bersalah bukan? Karena kau memberikan ginjalmu, itulah sebabnya dia merasa perlu membayarmu tetapi bagaimana dapat perhitungan ini dikatakan sebagai kebahagiaan yang sebenarnya? Kata Lou Xi pede. “ jika dia tidak bahagia, aku akan memberikan kesempatan untuk memilih” kata Ou Chen sambil meninggalkan Lou Xi. Sedangkan Lou Xi hanya bisa terdiam.

Sementara itu Xia Mo pergi sebuah ruangan yang kuncinya telah diberikan Xi Meng padanya. Selama Xia Mo masuk kedalam ruangan dan melihat-lihatnya kata-kata Xi Meng masih teringat dipikiran Xia Mo (tuan mudah hampir mati ditangan ibunya sendiri, meskipun dia selamat, dia menjadi pendiam. Agar dia tumbuh dengan bahagia, aku merencanakan segalanya untuknya, ini semua adalah kebenaran. Tidak ada yang bisa menebus kesedihan yang aku buat bagi tuan muda, disisa hidupnya, aku mengatakan pada nyonya Yin (Xia Mo) untuk menggunakan perasaan yang sebenarnya untuk memperlakukan tuan muda, dan untuk mengakhiri tragedy dalam hidupnya). Ketika Xia Mo melihat poto-poto itu Ou Chen, tuan Xia datang. “terima kasih telah mengunjungiku” kata tuan Xia.”aku sangat curiga tentang mengapa Ou Chen dapat mendonorkan ginjalnya pada Xiao Cheng” kata Xia Mo. Aku tidak pernah berpikir mereka benar-benar memiliki ikatan darah. Jika kau ingin bertemu dengannya,aku dapat..belum sempat Xia Mo melanjutkan tuan Xia menjawab tidak. Tidak seharusnya aku menyerah untuk mencari Xiang Ya (ibu Ou Chen) ketika dia menghilang, tidak seharusnya aku menggunakan perasaan ibumu. Aku minta maaf pada Ou Chen dan Xiao Cheng. Aku tidak punya hak untuk muncul dikehidupan mereka sebagai ayah mereka” kata tuan Xia sedih. “aku akan merawat mereka, jadi jangan cemas”kata Xia Mo (akhirnya Xia Mo tahu Ou Chen ma Xiao Cheng saudara). Xia Mo mengambil kunci yang diberikan Xi Meng dan memberikannya pada tuan Xia karena Xia Mo sudah punya duplikatnya. Tuan Xia sangat berterima kasih.

Ou Chen menuju kerumah, dalam perjalanan dia masih memikirkan perkataan Lou Xi yang cukup membuat Ou Chen khawatir. (Ou chen ke rumah Xia Mo yang lama ternyata mau ngambil guci piring). Sementara itu Xia Mo pulang membawa sebuah lukisan ibu Ou Chen. Dan Lou Xi masih ada di rumah Xia Mo.Lou Xi menangis dalam hatinya ia berkata aku adalah orang yang mendorongnya pada Ou Chen, dengan tanganku sendiri aku merusak kebahagiaannya. (Lou Xi cinta mu pada Xia Mo itu penuh dengan ambisi untuk memiliki karena kau takut tersakiti, cintamu tak dewasa).

Xia Mo pergi kedapur tidak sengaja dia melihat piring guci dari rumah Xia Mo yang lama yang di bawa Ou chen. Xia Mo terlihat senang, dia tersenyum.

Xia Mo membawakan Ou Chen makanan. Xia Mo menyuruh Ou Chen untuk berhenti membaca dan menyuruhnya makan. Tiba-tiba Ou Chen bertanya pada Xia Mo apa dia membenci Ou Chen karena telah menggunakan cara yang buruk untuk memaksa Xia Mo menikah dengannya. Mengapa Xia Mo harus selalu berpura-pura jika dia tidak peduli. Namun terlihat Xia Mo sangat peduli padanya. Seharusnya Xia Mo memandang rendah Ou Chen. Xia Mo menjawab bahwa dia sangat berterima kasih pada Ou Chen karena berkat Ou Chen, Xiao Cheng dapat bertahan. Ou Chen mengatakan Xia Mo berpura-pura bahagia karena dia merasa berterima kasih, namun bila Xia Mo melakukan itu, Ou Chen akan merasa khawatir. Xia Mo merasa dirinya sangat beruntung sejak dia bertemu Ou Chen dulu hingga sekarang. Segalanya membahagiakan bagi hidupnya. Jadi tidak ada yang berpura-pura dan disembunyikan. Disisi lain, Xia Mo tidak mengerti apapun tentang pekerjaan atau keluarga Ou Chen. Ou Chen terkejut dengan kata-kata Xia Mo terakhir, karena mengapa tiba-tiba Xia Mo membicarakan itu. Ou Chen menceritakan bahwa ia bertemu Xi Meng, Xi Meng sangat memperhatikan kesehatan Ou Chen dan ingin Xia Mo untuk bercerita tentang keadaan Ou Chen. Ou Chen bertanya apa Xi Meng mengatakan sesuatu pada Xia Mo. Xia Mo berkata jujur ia mengatakan bahwa ia mengetahui segalanya tentang Ou Chen. Mendengar hal itu Ou Chen lemes,,Xi Meng bercerita termasuk masalah keluargannya. Tentang pita hijau, cerita antara Ou Chen dan ibunya.

Ou Chen sepertinya terlihat tidak senang kemudian ia berdiri. “Aku tidak butuh simpatimu” kata Ou Chen. “ini bukan simpati jawab Xia Mo sambil memeluk Ou Chen. “Ou Chen, aku hanya ingin mengatakan bahwa aku mengerti tentang perasaan seperti itu” kata Xia Mo (flashback saat Xia Mo masih kecil ia melihat ibunya bunuh diri, sedangkan hal sama juga terjadi pada Ou Chen, ibu Ou Chen bunuh diri). “meskipun kita tumbuh di lingkungan berbeda, kita tidak bisa menerima cinta dari orangtua sebenarnya, hidup kita diisi dengan kesedihan dan kesepian tetapi semua itu masa lalu. Sekarang kita saling memiliki, tidak masalah apa yang akan terjadi di kemudian hari, kita akan menghadapinya bersama, menanggungnya bersama, memecahkannya bersama, kita akan menjadi keluarga selamanya. Mendengar hal itu hati Ou Chen tenang namun cemas campur sedih (masih inget kan dia udah tandatangan surat cerai). Ia kemudian memegang tangan Xia Mo untuk melepaskan pelukan Xia Mo. Ou Chen berbalik kemudian bertanya “ jika kita tidak menjadi keluarga, akankah kau masih memperlakukanku seperti ini?. Apa yang kau katakan? tanya Xia Mo balik. Aku tidak akan membiarkan keluarga ini berantakan karena kita ingin menciptakan keluarga ini menjadi keluarga yang bahagia.

Xia Mo membawa Ou Chen untuk melihat sesuatu yang ia bawa. Sebuah poto ibu Ou Chen yang Xia Mo pasang didinding sungguh membuat Ou Chen terkejut.

Disebuah cafe tuan Xia dan Lou Xi berbincang “Akhir-akhir ini, aku tak punya waktu untuk merawatmu. Berpikir bagaimana aku dapat membayarmu. Tidak usah membayarku kata Lou Xi, aku hanya ingin kau setuju dengan satu permintaanku. Baiklah jawab tuan Xia Ge.

Sementara itu dirumah Ou Chen. Ou Chen dan Xiao Cheng minum obat bersama, Xia Mo tampak senang melihat mereka berdua. “Tampaknya kakak ipar dan aku akan lebih mirip kata Xiao Cheng. “Benar, ditambah Ou Chen senang melihatmu menggambar, dia tidak pernah melihatnya sebelumnya. Tiba-tiba ada kabar bahwa Lou Xi akan meninggalkan dunia keartisan selama 3 tahun, dalam kurun waktu itu dia tidak akan menerima job. Mendengar hal itu Xia Mo langsung berdiri, ia cukup terkejut. Sementara itu Ou Chen dan Xiao Cheng menyadarinya. Xiao Cheng mematikan TV. Xia Mo menutupi keterkejutannya dengan pergi meninggalkan mereka berdua untuk mengambil buah.

Tiba-tiba Zhen En muncul dan mengabarkan bahwa Lou Xi akan meninggalkan dunia keartisan. Xia Mo mengatakan bahwa iya sudah tahu. Zhen En mengatakan bahwa management Lou Xi akan membuat pesta kembang api untuk Lou Xi dan Xia Mo diundang dalam pesta tersebut, namun Xia Mo menolak datang. Diwaktu yang sama Ou Chen melihatnya. Ou Chen sepertinya tidak senang walaupun Xia Mo menolaknya.(sebenernya gak ngerti ni perasaan Ou Chen, biasa kan dia sering tanpa ekspresi gitu).

Dibar Shen Qiang minum-minum banyak, tuan Xia berusaha menghentikannya, Shen Qiang jengkel mengapa tuan Xia tidak mengatakannya lebih awal padanya (masalah Lou Xi). Shen Qiang nekat tetap minum namun tiba-tiba Lou Xi datang dan mengambil minumannya. Shen Qiang marah, dia menyuruh Lou Xi pergi. Tuan Xia menyuruhnya untuk tenang. Shen Qiang kesal mengapa ia harus selalu berada dibelakang Lou Xi dan Xia Mo seperti bayangan. Tuan Xia meminta Shen Qiang lebih dewasa,Lou Xi besok akan pergi. Shen Qiang berteriak pada Lou Xi untuk segera pergi. Shen Qiang benar-benar marah dia merasa tidak dianggap atas semua yang telah ia lakukan untuk Lou Xi, mulai dari memanfaatkannya untuk membuat Xia Mo marah, membawa Xia Mo untuk mengunjunginya dirumah sakit. Namun mengapa Lou Xi tetap ingin keluar dari dunia keartisan. Shen Qiang mendorong Lou Xi dan pergi meninggalkannya. Sementara Lou Xi tidak berkata apapun dia hanya diam.

Malam harinya sebelum tidur Xia Mo dan Ou Chen saling memberikan selamat malam kemudian menuju kamar masing-masing (aneh banget mereka berdua). Setelah Xia Mo masuk kekamarnya Ou Chen sepertinya memikirkan sesuatu dan kemudian pergi kekamarnya .

Thank’s buat:

http://pelangidrama.blogspot.com


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: