Avrilend's Blog

FOR FUN ONLY

Coffee Prince Episode 5 dan 6

pada 8 November 2010


 

Episode 5

 

Melihat penghasilan Coffee Prince yang semakin menurun, Han-gyeol memutuskan untuk melakukan layanan pesan antar dan tidak memperdulikan saran dari Hong Gae-sik yang menyebut pangsa pasar yang dituju oleh pria itu salah. Tidak cuma itu, Han-gyeol memutuskan untuk memecat Min-yeop.

Alasannya sederhana : pria lugu itu tidak memberikan alasan yang jelas saat absen. Keruan saja, niat tersebut ditentang Eun-chan, terutama setelah belakangan tahu kalau Min-yeop tidak dapat menolak tawaran kakak kelasnya di perguruan gulat untuk menjaga warung. Saat dikunjungi (dan sempat adu mulut), Min-yeop mendapat ide baru untuk membahagiakan Eun-sae : memberikan makanan ceker ayam untuk gadis yang dicintainya itu.

Dasar nasib, tidak cuma Eun-sae yang terlihat keluar dari sauna perempuan tapi juga Eun-chae. Keruan saja Min-yeop langsung lemas, apalagi saat tahu kalau ‘pemuda’ yang selama ini dikenalnya ternyata adalah kakak kandung dari gadis yang disukainya.

Untungnya meski bodoh, Min-yeop tidak buka mulut soal identitas Eun-chan. Sementara itu, Eun-chan juga memutuskan untuk membantu Min-yeop kembali bekerja di Coffee Prince. Tidak sengaja bertemu Han-gyeol saat berjualan di malam hari, sang bos kehabisan kata-kata dan akhirnya setuju untuk menerima Min-yeop. Tak berapa lama, terjadi insiden kecil dimana Eun-chan nyaris tertabrak mobil namun berhasil diselamatkan Han-gyeol.

Sejak kejadian di sauna, sikap Min-yeop berubah 180 derajat, ia tidak lagi memusuhi Eun-chan dan malah sebaliknya. Perhatian itu ditunjukkan saat Hong Gae-sik mengajak para pekerja Coffee Prince (dan sang bos Hang-gyeol) ke perkebunan apel milik rekannya.

Sempat malas-malasan saat rekan-rekannya membantu memetik apel, Han-gyeol malah diserahi tugas menjaga warung apel. Karena berulang kali berhadapan dengan pembeli, akhirnya ia memutuskan untuk menjual apel-apel tersebut dengan harga yang (menurutnya) pantas. Keruan saja saat kembali, sang pemilik terbengong-bengong melihat apel miliknya sudah habis diborong.

Selidik punya selidik, ternyata harga yang ditentukan oleh Han-gyeol jauh dibawah pasaran yang sebenarnya. Dengan penuh rasa bersalah, pria itu akhirnya meminta tolong para karyawannya untuk membantu memetiki apel sebanyak 20 kardus. Pelajaran yang didapat Han-gyeol tidak cuma itu. Dengan mata kepalanya sendiri, ia melihat keakraban antara dirinya dan para penghuni Coffee Prince yang mulai terjalin.

Pulang dengan hadiah beberapa kardus berisi apel segar, Eun-chan kembali berhadapan dengan masalah baru : ia diajak oleh Han-seong untuk datang ke pesta. Akhirnya dengan bantuan sang ibu dan Eun-sae, Eun-chan berdandan seadanya. Untung baginya, Han-seong adalah pria yang pengertian.

Sadar kalau selama ini Eun-chan belum pernah mengenal riasan, pria itu membawa sang gadis ke sebuah salon dan butik terkenal untuk didandani. Begitu turun dengan pakaian (dan wig) baru, Han-seong terkesima dan hampir tidak mengenali sosok Eun-chan.

 

Episode 6


 

Meski didandani, Eun-chan tidak bisa menyembunyikan sifat tomboynya. Begitu tiba ke pesta dan berusaha menghindari Yoo-joo, dengan cueknya ia membasuh leher dan dada dengan air saat masuk ke kamar kecil. Tanpa sengaja mendengar pembicaraan, gadis itu akhirnya sadar kalau Yoo-joo adalah perempuan yang disukai Han-seong.

Begitu keluar, Eun-chan lebih kaget lagi karena Han-gyeol mendadak muncul dibelakangnya. Meski tidak ada yang mengenali, Eun-chan memaksa pulang dan menolak diantar Han-seong. Langsung melepas sepatu dan mengenakan sandal yang ditemukannya di tempat sampah, Eun-chan pulang dengan menumpang bis sambil menahan tangis sedih.

Baru saja sampai rumah, Eun-chan sudah ditelepon Han-gyeol dan diminta datang untuk menemani. Terus mencandai ‘pemuda’ itu dengan memintanya mendeskripsikan bau yang diendus, pelan-pelan Han-gyeol semakin tertarik dengan sosok Eun-chan yang dinilainya sangat unik.

Begitu mulai bekerja, Eun-chan berulang kali dikerjai dengan diminta untuk mengangkat pot bunga. Yang marah-marah adalah Min-yeop, yang dengan wajah kesal langsung mengambil alih tugas kakak dari Eun-sae tersebut. Malamnya, Han-seong muncul dan mengobrol berdua dengan Eun-chan.

Dengan sifat tomboynya, Eun-chan (yang sempat meneteskan air mata untuk kedua kalinya) dengan berani mengutarakan rasa sukanya pada pria itu meski sadar kalau dirinya tidak bisa bersaing dengan Yoo-joo. Sama-sama tersenyum, keduanya sepakat untuk tetap bersahabat baik.

Berkat iklan yang menarik, Coffee Prince menjelma menjadi tempat favorit anak muda dan para penghuninya seolah berubah menjadi selebritis. Satu-satunya yang berusaha menghindari sorotan kamera adalah Eun-chan, yang setengah mati menutupi wajahnya supaya identitas yang sebenarnya tidak terungkap.

Masalah baru juga dihadapi oleh Han-gyeol, yang mulai merasa ada perasaan berbeda setiap kali melihat Eun-chan. Mulai mengira dirinya tidak normal dan menjadi penyuka sesama jenis, ia berniat memeriksakan diri ke dokter jiwa. Yang terkena imbasnya adalah Eun-chan, yang kerap menjadi sasaran kemarahan Han-gyeol (yang uring-uringan karena perubahan perasaannya).

Saat sedang makan berdua di malam hari seusai kerja, Min-yeop memberitahu Eun-chan kalau mata Han-gyeol selalu tertuju padanya saat melayani pelanggan. Namun dasar bodoh, pria itu malah mengira hal itu dilakukan sang pemilik Coffee Prince untuk mengawasi Eun-chan yang pemalas.

Untuk membuktikan kalau dirinya masih normal, Han-gyeol menerima ajakan Yoo-joo untuk nonton bareng. Di lift, ia meminta gadis itu memeluknya dan langsung merasa senang karena ada perasaan berbeda yang muncul. Namun begitu di dalam bioskop, pikirannya kembali melayang ke masa-masa indah saat bercanda dengan Eun-chan.

Tidak mau memusingkan perlakuan beda Han-gyeol, Eun-chan menghabiskan hari liburnya bermain-main dengan Han-seong dan anjing kesayangannya. Tanpa sengaja, keberadaannya di rumah pria itu diketahui oleh Yoo-joo yang datang berkunjung. Dari situ juga, Yoo-joo akhirnya tahu kalau Eun-chan adalah seorang perempuan.

Saat kembali ke Coffee Prince, Eun-chan kembali menjadi bulan-bulanan sifat Han-gyeol yang berubah-ubah. Saat melawan, dengan cepat sang majikan menarik tangannya untuk diajak ke tempat sepi. Siapa sangka, Han-gyeol meminta hal yang mengejutkan : ingin memeluk Eun-chan.

 

Cre:

http://korea-recaps86.blogspot.com


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: