Avrilend's Blog

FOR FUN ONLY

Coffee Prince Episode 7 dan 8

pada 8 November 2010


 

 

Episode 7

 

Setelah berulang kali mencuri-curi pandang, Han-gyeol mengajak Eun-chan pergi dari Coffee Prince saat jam kerja dengan alasan untuk membeli buku. Selama di luar, pria itu terus dicandai oleh sang bawahan, yang dengan penuh percaya diri menyebut kalau dirinya memang menarik.

Lucunya lagi meski masih terus berperang dengan dugaan kalau dirinya pencinta sejenis, Han-gyeol sempat uring-uringan melihat Eun-chan berbicara dengan begitu akrab dengan seorang pria di telepon (yang ternyata adalah Han-seong). Di sisi lain, Han-seong sendiri sempat kaget mendengar keakraban Eun-chan dan sang sepupu.

Merasa ada sesuatu yang beda dengan Han-gyeol, Eun-chan memberanikan diri untuk mengajak pria itu untuk olah raga pagi. Namun baru sebentar, mendadak wajah Han-gyeol langsung berubah sumrigah saat Yoo-joo muncul dan langsung bersikap mesra.

Keruan saja, perubahan keadaan itu membuat Eun-chan uring-uringan. Bahkan, dirinya dan Han-gyeol sempat terlibat adu mulut sengit yang diawali oleh sikap sinis pemuda itu yang menyindir bawahannya saat dipuji Yoo-joo. Pelan-pelan, Yoo-joo mulai memperhatikan bahwa ada sesuatu yang berbeda diantara Eun-chan dan Han-gyeol.

Akibat sikap Han-gyeol yang berubah-ubah, pekerjaan Eun-chan mulai terpengaruh. Akibatnya, pertengkaran keduanya pecah saat Eun-chan diduga salah memberikan pesanan salah seorang pelanggan Coffee Prince yang angkuh. Tidak terima terus dipersalahkan, dengan penuh emosi Eun-chan memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya.

Bahkan kalau saja tidak dipisahkan, keduanya nyaris terlibat bentrok fisik. Bisa ditebak, keputusan itu langsung ditentang oleh Ha-rim dan Min-yeop, yang sama-sama berusaha membujuk Han-gyeol untuk mau menerima Eun-chan kembali.

Setelah berhenti, Eun-chan menghabiskan waktunya dengan mengunjungi studio musik milik Han-seong dan bermain-main seharian disana. Karena mulai merasa tertarik dengan sosok gadis tomboy itu, Han-seong sampai tidak mendengar bunyi telepon genggamnya. Di ujung sana, Yoo-joo hanya bisa terdiam karena teleponnya tidak diangkat.

Tidak tahan karena terus dimusuhi, ditambah munculnya perasaan kehilangan, dengan sikapnya yang angkuh Han-gyeol mengajak Eun-chan untuk makan siang bersama. Setelah mengijinkan Eun-chan memukul wajahnya, Han-gyeol akhirnya berbaikan dengan ‘pemuda’ itu.

Bisa dibayangkan, bagaimana reaksi para pegawai Coffee Prince melihat Eun-chan muncul keesokan harinya. Sama seperti sebelumnya, Han-gyeol sengaja mencari gara-gara demi membuat Eun-chan kesal dan merajuk. Apes baginya, kali ini Min-yeop tidak tinggal diam dan langsung membela Eun-chan.

Kegembiraan yang dirasakan Han-gyeol cuma sebentar, tak lama kemudian ia mendapat kabar kalau sang nenek masuk rumah sakit. Merasa tidak enak, Eun-chan akhirnya mengunjungi apartemen sang atasan. Begitu melihat mata Han-gyeol berkaca-kaca, Eun-chan melakukan hal yang sama sekali tidak terbayangkan sebelumnya.

 

 

Episode 8


 

Kegugupan Han-gyeol terlihat Eun-chan, yang langsung berandai-andai bahwa pria itu pasti tidak keberatan kalau dirinya adalah seorang wanita. Berusaha menutupi perasaannya, Han-gyeol berseloroh kalau dirinya tidak akan mau bersama Eun-chan yang pastinya bakal lebih mengesalkan dari sosok yang sekarang.

Sadar kalau Han-gyeol begitu gundah, Eun-chan sempat berpikir untuk membuka identitas sebenarnya. Namun di sisi lain, ia juga takut kehilangan sang atasan sebagai orang terdekatnya. Melihat kegundahan sang kakak, Eun-sae memberikan nasehat yang sangat berharga.

Pelan tapi pasti, Eun-chan mulai dekat dengan keluarga Han-gyeol. Hal itu terlihat ketika ia diajak untuk mengunjungi nenek Han-gyeol, yang mulai menyukai sosok ‘pemuda’ itu, di rumah sakit. Namun, kehadiran Han-seong dan Yoo-joo mengubah semuanya.

Secara tidak sengaja, Eun-chan melihat Han-gyeol berbaring di pangkuan Yoo-joo dan mulai merasa terganggu. Diam-diam, ‘pemuda’ itu merasa sedih karena meski sudah melakukan banyak hal untuk Han-gyeol, namun sang atasan ternyata lebih memilih Yoo-joo daripada dirinya. Sejak saat itu, Eun-chan mengacuhkan Han-gyeol, yang sudah tentu kebingungan.

Saat jam istirahat, Han-gyeol akhirnya tidak tahan lagi ketika Eun-chan dengan terang-terangan menghindarinya. Ia langsung menarik ‘pemuda’ itu kebelakang, dan disana Eun-chan mengaku hatinya perih karena ingin bersama Han-gyeol namun tidak bisa mengingat keduanya sama-sama pria.

Keruan saja, Han-gyeol mulai merasa dirinya tidak normal, dan memutuskan untuk memeriksakan diri ke dokter saat menjenguk neneknya di rumah sakit. Siapa sangka, dokter yang memeriksa tidak kalah kacau dan membenarkan ketakutan Han-gyeol.

Di restoran, Sun-ki yang sedang bertanya soal cara Eun-chan tampil seperti laki-laki terlibat adu mulut dengan Min-yeop. Keributan keduanya terdengar oleh Han-gyeol yang baru datang, yang langsung menegur mereka. Siapa sangka, Eun-chan malah membalas teguran itu. Meski sempat sebal, Han-gyeol tersenyum gembira karena Eun-chan sudah mau bicara lagi dengannya.

 

Cre:

http://korea-recaps86.blogspot.com

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: