Avrilend's Blog

FOR FUN ONLY

Coffee Prince Episode 15 dan 16

pada 4 Desember 2010


 

Sikap terburu-buru nenek Han-gyeol yang langsung mencecar Eun-chan membuat dirinya dimarahi habis-habisan oleh Hong Gae-sik. Yang membuat perempuan setengah baya itu semakin memerah mukanya adalah saat Gae-sik menyebut bahwa sosok Eun-chan terlalu baik untuk pria seperti Han-gyeol.

Demi membuktikan diri supaya tidak kalah dengan Han-gyeol, Eun-chan belajar mati-matian tentang tata cara pembuatan kopi. Han-gyeol yang melihatnya sudah tentu sebal setengah mati, karena saat serius Eun-chan tidak memperdulikan dirinya.

Pertengkaran kecil pertama dua sejoli itu pecah saat Eun-chan tetap ngotot ingin membayar uang yang dipinjamnya dari Han-gyeol saat keduanya baru pertama kali berkenalan. Ditinggal pergi begitu saja dengan ponsel dimatikan, sudah tentu Han-gyeol kelabakan. Untungnya, semua itu dilakukan Eun-chan hanya untuk membuat pria itu penasaran.

Setelah sempat berbicara dengan Han-gyeol, dan melihat foto putra salah seorang sahabatnya, keinginan Han-seong untuk menghabiskan hidupnya bersama Yoo-joo semakin kuat. Siapa sangka dalam sebuah kesempatan, perempuan yang dicintainya itu malah melakukan hal yang tak terduga : berlutut, kemudian membuka kotak berisi sepasang cincin sambil menyematkannya ke jari Han-seong, yang langsung kehabisan kata-kata karena telah dilamar.

Sambil memegang tangan Han-seong, Yoo-joo mengakui kalau dirinya adalah sosok yang susah diatur dan kerap membuat pria yang dicintainya itu resah. Namun, ia juga menyadari bahwa ingin hidup sebagai sebuah keluarga bersama Han-seong dan akan berusaha menggaet simpati keluarga sang pasangan. Keruan saja, ucapan itu membuat Han-seong semakin berseri-seri dan langsung mendekap Yoo-joo dengan erat.

Begitu mendengar kabar gembira tersebut, Han-gyeol menceritakannya pada Eun-chan, yang wajahnya langsung berseri-seri. Sambil bertukar pikiran, keduanya mulai membayangkan bagaimana rasanya hidup berkeluarga. Keruan saja, pikiran tersebut (dan keterbukaan) membuat Eun-chan dan Han-gyeol semakin lengket.

Bahkan saat menemani Han-seong dan Yoo-joo menjajal gaun pengantin, yang terbayang Han-gyeol adalah Eun-chan dengan gaun berwarna putih yang membuatnya terlihat begitu cantik. Sedikit ragu-ragu saat mengutarakan ingin menikah, Han-gyeol terperanjat setengah mati ketika Eun-chan mengiyakan proposalnya (yang lebih terlihat seperti pertanyaan).

Keinginannya untuk mendapat persetujuan dari sang nenek semakin kuat terutama ketika seluruh keluarga berkumpul untuk mendengar rencana pernikahan Han-seong dan Yoo-joo. Yang membuat Han-gyeol lebih optimis adalah karena sang ayah dan ibu sudah mendukung hubungannya. Sayang, hal itu tetap membuat neneknya bergeming.

Melihat dukungan yang cukup besar, Han-gyeol mulai mempersiapkan rencananya dengan membeli sebuah cincin. Dasar apes, cincin itu sempat tidak muat di jari Eun-chan saat dipakaikan ketika keduanya berada di acara pernikahan Han-seong dan Yoo-joo. Dengan gugup, pria itu akhirnya memberanikan diri melamar Eun-chan, yang langsung diiyakan.

Sayang kebahagiaan itu tidak bertahan lama, karena Eun-chan ternyata ingin pernikahan tersebut digelar 4-5 tahun mendatang karena selain ingin bisa mandiri, iamasih harus membiayai ibu dan adiknya Eun-sae. Bisa ditebak, ucapan itu dianggap sebagai penolakan oleh Han-gyeol sehingga keduanya terlibat adu mulut sengit.


 

Coffee Prince Episode 16


 

Bisa ditebak, hubungan Eun-chan dan Han-gyeol semakin memanas sejak lamaran pria itu ‘ditolak.’ Han-gyeol masih juga tidak mau mengerti alasan Eun-chan menolak bantuannya untuk keluarga gadis itu, sementara Eun-chan juga tidak habis pikir kenapa Han-gyeol tidak mau menunggu dirinya selama beberapa tahun.

Di rumah sakit, Han-gyeol menemani neneknya yang baru sadar dengan wajah murung. Keruan saja, kesempatan itu langsung digunakan sang nenek untuk menyerang Eun-chan. Meski kesal, Han-gyeol langsung membela gadis yang dicintainya itu dengan mengatakan bahwa Eun-chan bukanlah orang yang licik dan suka mempermainkan pasangannya melainkan pribadi yang bertanggung jawab dan mandiri.

Sikap sang nenek yang kembali memusuhi Eun-chan membuat kekerasan hati Han-gyeol mencair, ia langsung menarik Eun-chan saat gadis itu baru tiba di Coffee Prince untuk makan pagi bersama. Keruan saja Eun-chan bingung setengah mati, namun ia sadar bahwa itu adalah cara Han-gyeol untuk berbaikan.

Tidak ingin kakaknya ditinggalkan orang yang dicintai, Eun-sae memutuskan untuk menemui Han-gyeol dan menasehati pria itu. Siapa sangka, ia malah kehabisan kata-kata saat Han-gyeol menyebut tidak pernah berpikir untuk memutuskan hubungan dengan Eun-chan yang dicintainya. Setelah memberi restu, Eun-sae juga akhirnya sukses memperbaiki hubungannya dengan Min-yeop.

Setelah kembali dimarahi oleh Hong Gae-sik, dan mendengar kondisi keluarga Eun-chan, nenek Han-gyeol memanggil gadis itu tepat pada saat sang cucu berada di ruang kerjanya. Bisa dibayangkan, bagaimana perubahan wajah Han-gyeol saat sang nenek menawari Eun-chan untuk belajar tentang kopi selama dua tahun di luar negeri.

Meski awalnya sempat menyombongkan diri bahwa Eun-chan tidak bisa hidup tanpanya, yang terjadi malah sebaliknya : Han-gyeol kelimpungan saat memikirkan dirinya bakal ditinggalkan gadis yang dicintainya itu. Namun, yang dipikirkan Eun-chan adalah nasib sang ibu dan Eun-sae yang sangat tergantung padanya.

Malamnya saat hendak menutup Coffee Prince sambil belajar lebih banyak tentang membuat kopi, ibu Eun-chan mendatangi putrinya dan sambil membawakan makan malam, menyebutkan dukungannya agar Eun-chan belajar di luar negeri. Di tempat lain, Han-gyeol juga bertemu dengan Han-seong dan keduanya bertukar pikiran soal rasa memiliki yang terlalu berlebihan terhadap pasangan.

Namun, yang benar-benar mengubah pemikiran Han-gyeol adalah ketekunan Eun-chan, yang sampai tidak bisa tidur seharian akibat terlalu banyak minum kopi, dalam belajar. Dengan lembut, pria itu menarik sang pacar untuk bicara empat mata dan menyebut walau berat, namun ia akan merelakan Eun-chan untuk belajar ke luar negeri selama dua tahun.

Tapi sebelum berpisah, Han-gyeol meminta supaya dipertemukan dengan ibu dan adik Eun-chan. Perubahan itu kontan membuat Eun-chan gembira, dan langsung memeluk Han-gyeol dengan mesra. Di depan sang ibu, Han-gyeol juga mengutarakan niatnya untuk menikahi Eun-chan setelah gadis itu kembali dari studi.

Dengan waktu kebersamaan yang semakin singkat, Han-gyeol semakin sensitif terutama bila sudah berkaitan dengan Eun-chan, ia bahkan langsung uring-uringan saat gadis yang dicintainya itu menolak sentuhan. Semuanya berubah saat suatu malam sambil saling mengirim pesan singkat, Eun-chan tahu-tahu sudah ada didepan pintu apartemennya.

Eun-chan bahkan menolak pergi setelah minum bergelas-gelas anggur (meski Han-gyeol telah blingsatan dan salah tingkah), sampai akhirnya mereka berdua tidak dapat menahan perasaan yang dipendam dan langsung berciuman dengan mesra.

 

Cre: http://korea-recaps86.blogspot.com


One response to “Coffee Prince Episode 15 dan 16

  1. Ka' Kim mengatakan:

    Bagi fans Yoon Eun Hye, suka dengan Yoon Eun Hye, mencintai Yoon Eun Hye, kunjungi ;

    http://gallianmachi.blogspot.com/

    Blog Update Yoon Eun Hye, dari Kami para YEH Warriors Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: